Kompas.com - 06/04/2021, 17:47 WIB
Ilustrasi: Pekerja menekan tungku pembakaran timah untuk mengeluarkan timah cair pada proses produksi timah di pabrik Unit Metalurgi Muntok PT Timah (Tbk) di Muntok, Bangka Barat, Bangka Belitung. KOMPAS/RIZA FATHONIIlustrasi: Pekerja menekan tungku pembakaran timah untuk mengeluarkan timah cair pada proses produksi timah di pabrik Unit Metalurgi Muntok PT Timah (Tbk) di Muntok, Bangka Barat, Bangka Belitung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Timah Tbk (TINS) Mochtar Riza Pahlevi Tabrani mengatakan, dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun ini, tidak ada pembagian keuntungan laba perusahaan atau dividen kepada para pemegang saham.

"Ketiga, laporan pembagian laba perusahaan. Jadi tadi di agenda ketiga, tidak ada pembagian laba (dividen)," ujarnya melalui konfrensi virtual, Selasa (6/4/2021).

Dalam kesempatan itu, Direktur Keuangan PT Timah Wibisono menjelaskan, perusahaan tidak memberikan dividen tahun ini karena masih berupaya memulihkan kondisi.

Baca juga: Riza Pahlevi Kembali Jabat Dirut PT Timah untuk Periode Kedua

Meskipun demikian, ia memastikan, kondisi keuangan perusahaan terus membaik. Termasuk kerugian perseroan yang mulai menyusut.

"Berkaitan dengan dividen pada tahun ini, tadi sudah disampaikan karena perseroan masih membutuhkan posisi yang negatif. Tetapi yang perlu kita pahami bersama dan kita catat bahwa perseroan alami perbaikan secara fundamental, baik dari sisi neraca maupun arus kas serta jumlah kerugian yang semakin mengecil," kata Wibisono. 

Ia pun berharap, perusahaan yang bergerak di pertambangan timah tersebut akan kembali pulih dari keterpurukan di tahun 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terlebih adanya perbaikan kondisi perusahaan.

"Ini adalah sinyal dari perseroan yang on track di dalam perbaikan. Semoga di tahun 2021 ini, perseroan jadi lebih baik dibandingkan tahun 2020," harapnya.

Baca juga: PT Timah Prediksi Proyek Smelter Rp 1,2 Triliun Rampung Akhir 2021

Sementara itu, saham TINS di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat.

Berdasarkan RTI, posisi TINS di pasar perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) naik Rp 95 atau 6,27 persen ke Rp 1.610.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.