Kompas.com - 06/04/2021, 20:45 WIB
Ilustrasi bitcoin, aset kripto, cryptocurrency nytimes.comIlustrasi bitcoin, aset kripto, cryptocurrency

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi penipuan dengan modus akun palsu mengatasnamakan sebuah lembaga atau perusahaan melalui platform media sosial kerap terjadi akhir-akhir ini.

Kali ini, sebuah akun penipuan yang menggunakan nama platform jual-beli aset kripto, Indodax, tengah beredar di Telegram.

Akun tersebut bernama @INDODAX_Exchanger_Bitcoin_Bot, dan sampai saat ini telah memiliki lebih dari 426.000 pengikut.

Baca juga: Kapitalisasi Aset Kripto Tembus Rp 28.000 Triliun, Dipimpin Bitcoin

Aksi penipuan mulai terlihat ketika pengikut grup diminta untuk mendaftarkan akun ke website tidak resmi Indodax.

CEO Indodax Oscar Darmawan menegaskan, akun tersebut palsu, sebab hanya ada satu akun Telegram resmi yang dimiliki platform jual beli aset kripto itu, yakni @indodax.

"Saat ini Indodax baru ada channel Telegram di @indodax saja," katanya kepada Kompas.com, Selasa (6/4/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut Oscar menyebutkan, pihaknya terus menyuarakan kepada para pengguna atau masyarakat umum, terkait akun resmi yang dikelola oleh Indodax.

"Indodax dalam waktu dekat akan memberikan pengumuman group resmi telegram indodax supaya member terhindarkan dari masalah seperti ini," ucapnya.

Baca juga: Ini Alasan Kripto Semakin Diminati Jadi Instrumen Investasi

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu juga sempat beredar akun Telegram palsu yang mengatasnamakan platform investasi Bareksa.

Beredarnya akun palsu lantas membuat Bareksa segera melaporkan akun-akun itu ke OJK.

"Salah satu akun palsu Telegram yang dilaporkan Bareksa adalah yang mencatut nama Bareksa Investasi. Bahkan, pemilik akun ini telah memalsukan dokumen izin OJK untuk menipu dengan meminta dana secara gelap dari masyarakat," kata Co-Founder Bareksa, Karaniya Dharmasaputra dalam siaran pers, Kamis (1/4/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.