Pertamina Masih Jual Premium, Ketua Banggar DPR: Pemerintah Kalah Sama Importir?

Kompas.com - 07/04/2021, 15:04 WIB
Ilustrasi SPBU KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi SPBU


Said lantas mengimbau, skema subsidi LPG 3 kilogram ini memang lebih baik diubah menjadi subsidi berbasis orang. Agar lebih tepat sasaran, pemberian subsidi harus disesuaikan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang sudah diperbarui.

Adapun saat ini, hanya 36 persen saja dari total subsidi LPG 3 kilogram yang dinikmati oleh 40 persen masyarakat termiskin. Di sisi lain, 40 persen orang terkaya justru menikmati 39,5 persen dari total subsidi.

"Tidak bisa lagi juga (subsidi) LPG ini kepada korporasi. saya hanya ingin mengawal niat kita ketika membahas APBN 2021. Saya ingin konsistensi, pemerintah mencoba itu, kita bahas bersama, ayo kita konsisten," pungkas Said.

Baca juga: Ada Bau Menyengat Sebelum Kebakaran Kilang Balongan, Ini Kata Pertamina

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.