KILAS

Dukung Daerah Sentra Tanam Pangan, Kementan Siapkan Bantuan Alsintan Pra-Panen

Kompas.com - 07/04/2021, 19:47 WIB
Salah satu lokasi Food Estate Kalimantan Tengah di Desa Bentuk Jaya (Blok A5), Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas. DOK. Humas Kementan Salah satu lokasi Food Estate Kalimantan Tengah di Desa Bentuk Jaya (Blok A5), Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

KOMPAS.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Sarwo Edhy mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) pra-panen pada 2021.

Bantuan alsintan, kata dia, akan diberikan ke daerah-daerah sentra tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan.

"Bantuan alsintan tahun anggaran (TA) 2021 sudah termasuk untuk mendukung program food estate," ujar Sarwo, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (7/4/2021).

Ia menjelaskan, alsintan yang disiapkan pihaknya adalah cultivator, hand sprayer, pompa air, rice transplanter, traktor roda dua, dan traktor roda empat.

Baca juga: Genjot Produktivitas 50 Poktan di Luwu Utara, Kementan Kirim Alsintan

Sejak 2020, Direktorat Jenderal (Ditjen) PSP telah menggelontorkan total 844 unit alsintan untuk mendukung food estate di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Untuk pengolahan lahan food estate di Kabupaten Kapuas telah didistribusikan alsintan. Mulai dari traktor roda empat sebanyak 147 unit, traktor roda dua (150 unit), rice transplanter (35 unit), dan pompa air (100 unit).

"Khusus food estate di Kalteng, sejak awal, lahan tempat ini digarap secara full mekanisasi. Bahkan, tanam perdana presiden juga dilakukan dengan alsintan. Kami siap mengintensifkan pemanfaatan alsintan di sini," kata Sarwo.

Untuk itu, lanjut dia, penggunaan alsintan akan semakin diintensifkan di lokasi food estate Kalteng. Melalui Ditjen PSP, Kementan siap mendukung langkah tersebut.

Baca juga: Maksimalkan Potensi Pertanian Malaka, Kementan Salurkan Bantuan Alsintan ke Petani

Senada dengan Dirjen PSP Sarwo, rencana mengintensifkan penggunaan alsintan di lokasi food estate turut disampaikan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menkormarves) Luhut Binsar Pandjaitan.

"Kami akan meningkatkan fungsi alsintan agar petani mendapatkan alat dan mesin pertanian yang murah. Presiden juga sudah memberi perintah bahwa produksi alsin dalam negeri wajib digunakan di sini, termasuk pemeliharaannya," ucapnya saat berkunjung ke food estate Kalteng.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, alsintan dapat membantu peningkatan produktivitas di lokasi food estate.

Baca juga: Dukung Pertanian Modern, Kementan Salurkan Bantuan Alsintan ke Petani

"Guna mendukung produktivitas di food estate, kami akan memaksimalkan penggunaan alsintan sebagaimana instruksi presiden (inpres). Kami ingin mendapatkan hasil maksimal dari sini. Dan hal itu bisa didukung dengan penggunaan alsintan," imbuhnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mau Kirim Barang Saat Lebaran? PT Pos Indonesia Tetap Buka

Mau Kirim Barang Saat Lebaran? PT Pos Indonesia Tetap Buka

Whats New
3 Perbedaan Dogecoin dan Bitcoin yang Kamu Harus Tahu

3 Perbedaan Dogecoin dan Bitcoin yang Kamu Harus Tahu

Whats New
Catat, Ini Jadwal Operasional SiCepat Selama Masa Lebaran 2021

Catat, Ini Jadwal Operasional SiCepat Selama Masa Lebaran 2021

Whats New
Pendaftaran CPNS 2021 Buka Formasi Khusus, Catat Syaratnya

Pendaftaran CPNS 2021 Buka Formasi Khusus, Catat Syaratnya

Whats New
Bank BJB Sediakan Fitur Bayar Zakat Lewat Digi Cash

Bank BJB Sediakan Fitur Bayar Zakat Lewat Digi Cash

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

Rilis
Pengusaha yang Kena Sanksi Administratif, Bukan Berarti Hilang Kewajiban Bayar THR

Pengusaha yang Kena Sanksi Administratif, Bukan Berarti Hilang Kewajiban Bayar THR

Whats New
Harga Kedelai Dunia Alami Kenaikan, Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil

Harga Kedelai Dunia Alami Kenaikan, Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil

Whats New
Update Jadwal CPNS 2021 dan Pengumuman Pembukaan Formasi Khusus

Update Jadwal CPNS 2021 dan Pengumuman Pembukaan Formasi Khusus

Whats New
Ada 29.296 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik di Hari Kedua Larangan Mudik

Ada 29.296 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik di Hari Kedua Larangan Mudik

Whats New
Viral Video Jokowi Terkait Babi Panggang Ambawang, Ini Penjelasan Mendag

Viral Video Jokowi Terkait Babi Panggang Ambawang, Ini Penjelasan Mendag

Whats New
Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT

Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Kita Suka Bergosip dan Bisakah Melatih Diri agar Berjarak dengan Gosip?

[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Kita Suka Bergosip dan Bisakah Melatih Diri agar Berjarak dengan Gosip?

Rilis
Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

Whats New
BUMDes Ini Kelola Pertashop, 22 Bulan Bisa Balik Modal

BUMDes Ini Kelola Pertashop, 22 Bulan Bisa Balik Modal

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X