Kompas.com - 08/04/2021, 07:05 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi IHSG

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (8/4/2021), diprediksi kembali akan menguat setelah kemarin ditutup di zona hijau pada level 6036.62 atau menguat 0,56 persen.

Menurut CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya, pergerakan IHSG terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar. Apabila IHSG mampu menembus resisten level terdekat, maka masih berpotensi untuk melanjutkan kenaikan jangka pendeknya.

"Hingga saat ini, kondisi perekonomian Indonesia berada dalam kondisi stabil yang terlihat dari data perekonomian yang telah terlansir, serta rilisnya kinerja beberapa emiten yang akan turut mewarnai pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang. Hari ini, IHSG masih berpotensi bergerak pada zona hijau," ujarnya dalam proyeksi tersebut.

Baca juga: Tak Ada Kata Terlambat, Ini 11 Tips Investasi untuk Anak Muda

Ia memperkirakan, indeks harga saham hari ini akan bergerak di rentang level support resistence 5.827-6.088.

Hal senada juga dikemukakan Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama yang memperkirakan IHSG akan hari ini akan menguat.

Berdasarkan indikator, Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih menunjukkan sinyal negatif. Meskipun demikian, stochastic dan indeks kekuatan relatfif atau RSI mulai berada di area netral.

"Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat kedepannya," jelasnya pada proyeksi itu.

Pergerakan IHSG hari ini menurut dia, berdasarkan rasio fibonacci akan berada direntang level 5.940 hingga 6.081.

Sementara itu, Analis Panin Sekuritas William Hartanto juga memproyeksikan, pergerakan IHSG di pasar bursa Kamis, akan cenderung mengarah ke penguatan.

"Sudah berhasil menguat menembus resistance MA5 dan tekanan jual menurun, IHSG berpotensi melanjutkan rebound. Indikasi rebound juga terlihat dari MACD histogram yang mulai memendek menuju positif. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 5.974 sampai dengan 6.100," katanya.

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang juga menilai, IHSG hari ini akan kembali lanjutkan penguatan. Adapun faktor penggeraknya menurut dia, dikarenakan adanya imbal hasil (yield) obligasi AS dengan tenor 10 tahun yang kembali menurun.

Baca juga: Simak 3 Tips Investasi Emas untuk Milenial

Lalu, naiknya indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) dan indeks iShares MSCI Indonesia (EIDO). Harga komoditas yang naik, turut mempengaruhi penguatan indeks harga saham di pasar perdagangan bursa Kamis. Ia memperkirakan IHSG akan bergerak di level 5.985 hingga 6.096.

Berikut rekomendasi saham hari ini dari beberapa analis sekuritas:

1. Panin Sekuritas

BBCA: Rekomendasi beli pada area 31.000-31.250, taking profit 32.000-34.000, stop loss kurang dari 29.400. Support rentang level 30.000-29.400, resistance rentang level 32.000-34.000.

CPIN: Rekomendasi beli pada area 7.075-7.150, taking profit 7.500, stop loss kurang dari 6.800. Support rentang level 7.075 dan 6.800 resistance rentang level 7.250 dan 7.500.

MAIN: Rekomendasi beli pada area 780-790, taking profit 910, stop loss kurang dari 735. Support rentang level 780 dan 735, resistance rentang level 800 dan 910.

SCMA: Rekomendasi spekulatif beli dan tahan selama harga bertahan di atas 1.700, taking profit 2.300. Support rentang level 1.700, resistance rentang level 2.300.

2. Binaartha Sekuritas

BRPT: Akumulasi pada area level 965-980, dengan target harga secara bertahap di level 1.025, 1.195, 1.370 dan 1.540, support 930.

HMSP: Akumulasi pada area level 1.340-1.350, dengan target harga secara bertahap di level 1.375, 1.395, 1.470, 1.550, 1.625 dan 2.550, support 1.315.

JSMR: Akumulasi pada area level 4.180-4.220, dengan target harga secara bertahap di level 4.360, 4.570, 5.325 dan 6.100, support 4.180 dan 4.000.

MEDC: Akumulasi pada area level 570-580, dengan target harga secara bertahap di 605, 625, 700, 775 dan 850, support 550.

PTBA: Akumulasi pada area 2.440-2.520, dengan target harga secara bertahap di level 2.720, 2.810, 2.980, 3.120 dan 3.700, support 2.440 dan 2.290.

WIKA: Akumulasi pada area level 1.400-1.460, dengan target harga secara bertahap di level 1.490, 1.710, 2.230 dan 2.750, support 1.400 dan 1.315.

Baca juga: Simak 4 Tips Investasi Saham di Tengah Ancaman Resesi

3. MNC Sekuritas

JPFA: Rekomendasi beli di level 2.110, target harga 2.210, stop loss 2.020.

MAPI: Rekomendasi beli di level 790, target harga 840, stop loss 765.

SILO: Rekomendasi strong buy dan jenuh beli di level 5.800, target harga 6.300, stop loss 5.475.

TBIG: Rekomendasi strong buy di level 2.110, target harga 2.210, stop loss 2.060.

INTP: Rekomendasi strong buy di level 12.400, target harga 12.800, stop loss 12.200.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengawasan Penumpang yang Datang dari India Diperketat

Pengawasan Penumpang yang Datang dari India Diperketat

Whats New
Lewat RJIT, Produktivitas Pertanian di Desa Sading, Bali Meningkat

Lewat RJIT, Produktivitas Pertanian di Desa Sading, Bali Meningkat

Rilis
PT PP Jual Saham Tol Medan ke Investor Hongkong Senilai Rp 412 Miliar

PT PP Jual Saham Tol Medan ke Investor Hongkong Senilai Rp 412 Miliar

Whats New
Pertamina Buka Banyak Lowongan Kerja Magang, Dapat Uang Saku Per Bulan

Pertamina Buka Banyak Lowongan Kerja Magang, Dapat Uang Saku Per Bulan

Work Smart
6 Tips Hemat Belanja Online Selama Ramadhan Biar Tetap Bisa Nabung

6 Tips Hemat Belanja Online Selama Ramadhan Biar Tetap Bisa Nabung

Spend Smart
Larangan Mudik, Penumpang Bisa Refund 100 Persen Jika Batalkan Tiket Perjalanan

Larangan Mudik, Penumpang Bisa Refund 100 Persen Jika Batalkan Tiket Perjalanan

Whats New
Stafsus Erick Thohir: Waskita Untung Rp 320 Miliar dari Penjualan Tol Medan

Stafsus Erick Thohir: Waskita Untung Rp 320 Miliar dari Penjualan Tol Medan

Whats New
Kemenhub Awasi Pergerakan Transportasi Sebelum hingga Sesudah Masa Larangan Mudik

Kemenhub Awasi Pergerakan Transportasi Sebelum hingga Sesudah Masa Larangan Mudik

Whats New
Ragam Cerita Penerima Kartu Prakerja, Dapat Uang dan Bekal Kerja Baru

Ragam Cerita Penerima Kartu Prakerja, Dapat Uang dan Bekal Kerja Baru

Whats New
Menhub Pastikan Angkutan Logistik Tak Terganggu meski Ada Pengetatan Mudik

Menhub Pastikan Angkutan Logistik Tak Terganggu meski Ada Pengetatan Mudik

Whats New
Kejar Target Mei, Restrukturisasi Jiwasraya Belum Capai 100 Persen

Kejar Target Mei, Restrukturisasi Jiwasraya Belum Capai 100 Persen

Whats New
Apa yang Dimaksud dengan Zakat Fitrah?

Apa yang Dimaksud dengan Zakat Fitrah?

Whats New
Tokopedia Tebar Diskon hingga 90 Persen dan Bebas Ongkir

Tokopedia Tebar Diskon hingga 90 Persen dan Bebas Ongkir

Spend Smart
Mal Diprediksi Bakal Dipadati Pengunjung Saat Larangan Mudik Berlaku

Mal Diprediksi Bakal Dipadati Pengunjung Saat Larangan Mudik Berlaku

Whats New
IHSG Jalan Ditempat, BEI: Efek BPJS Ketenagakerjaan Kurangi Aktivitas di Bursa

IHSG Jalan Ditempat, BEI: Efek BPJS Ketenagakerjaan Kurangi Aktivitas di Bursa

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X