BUMN Konstruksi Ini Buka Lowongan untuk D3 Teknik, Tertarik?

Kompas.com - 08/04/2021, 07:33 WIB
Ilustrasi lowongan pekerjaan Shutterstock.comIlustrasi lowongan pekerjaan

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi Anda yang tertarik untuk berkarir dan bekerja di salah satu perusahaan milik pemerintah (BUMN) ada baiknya mencoba lowongan ini.

PT Nindya Karya (Persero) membuka lowongan kerja bagi lulusan minimal Diploma (D3) dari jurusan Teknik.

Selain menjalankan usaha bidang konstruksi, Perseroan ini juga menjalankan usaha dalam bidang Engineering, Procurement, Construction (EPC) dan investasi.

Baca juga: PT Djarum Buka Lowongan Kerja Untuk Sarjana Teknik, Cek Syaratnya

Mengutip dari situs resminya, Kamis (8/4/2021), adapun posisi yang dibutuhkan adalah QHSE Officer Proyek dan QHSE Inspector Proyek.

1. QHSE Officer Proyek

Kualifikasi:

1. Pendidikan minimal D3 jurusan Teknik
2. Diutamakan Pria maksimal 30 tahun
3. Lebih diutamakan berdomisili di Wilayah Indonesia Timur
4. Memiliki pengalaman dalam bidang HSE minimal 5 tahun, diutamakan dari industri konstruksi
5. Memiliki sertifikat Ahli K3 Umum Kemnaker
6. Memiliki pengetahuan yang baik tentang ISO 45001, ISO 14001, SMK3 PP 50 / 2012, Identifikasi Risiko & Pengendalian Bahaya (HIRADC / JSA), Statistik HSE, Investigasi Kecelakaan Kerja, dan Metode Kerja Aman (Lifting Operation, Penggunaan Alat Berat / Alat Angkat – Angkut / Handtools, Hot Work, Pekerjaan di Ketinggian, dan pekerjaan konstruksi lainnya)
7. Dapat mengoperasikan Ms. Word, Ms. Excel, dan Ms. PowerPoint dengan baik
8. Memiliki keahlian dalam memahami gambar CAD, pengoperasian Ms. Project, dan aplikasi penunjang lainnya dapat menjadi nilai tambah
9. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan mudah beradaptasi
10. Bersedia ditempatkan di Proyek Boven Digoel Tanah Merah Papua

Baca juga: Lowongan Kerja Terbaru BUMN Virama Karya untuk Lulusan S1

2. QHSE Inspector Proyek

Kualifikasi:

1. Pendidikan minimal D3 jurusan Teknik
2. Usia maksimal 30 tahun
3. Lebih diutamakan berdomisili di Wilayah Indonesia Timur
4. Memiliki pengalaman minimal 1 tahun dalam bidang HSE, diutamakan dari industri konstruksi
5. Memiliki sertifikat Ahli K3 Umum Kemnaker
6. Memiliki pengetahuan yang baik tentang ISO 45001, ISO 14001, SMK3 PP 50 / 2012, Identifikasi Risiko & Pengendalian Bahaya (HIRADC / JSA), Statistik HSE, Investigasi Kecelakaan Kerja, dan Metode Kerja Aman (Lifting Operation, Penggunaan Alat Berat / Alat Angkat – Angkut / Handtools, Hot Work, Pekerjaan di Ketinggian, dan pekerjaan konstruksi lainnya)
7. Dapat mengoperasikan Ms. Word, Ms. Excel, dan Ms. PowerPoint dengan baik
8. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan mudah beradaptasi
9. Bersedia ditempatkan di Proyek Boven Digoel Tanah Merah Papua

Baca juga: BUMN Nindya Karya Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Lokasi Penempatannya

Cara Mendaftar

Bagi Anda yang tertarik untuk melamar, dapat mengirimkan berkas lamarannya melalui recruitment@nindyakarya.co.id dengan subject: Nama Lengkap_Pendidikan Terakhir_01INS.

Berkas lamaran dikirim paling lambat tanggal 09 April 2021 dalam format PDF (tanpa ekstraksi file).

Adapun dokumen yang dilampirkan adalah CV Terbaru, Portofolio (Jika ada), KTP/Identitas diri yang masih berlaku, Pas foto ukuran 4x6 dengan latar belakang warna biru, Ijazah dan Transkrip nilai terakhir, Surat Keterangan Sehat (Dapat menyusul), dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (Dapat menyusul).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Whats New
YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

Whats New
Perusahaan Tidak Bayar THR Lebaran 2021, Begini Cara Melaporkannya

Perusahaan Tidak Bayar THR Lebaran 2021, Begini Cara Melaporkannya

Whats New
Co-CEO Gojek Bakal Jadi Bos Perusahaan Hasil Merger dengan Tokopedia?

Co-CEO Gojek Bakal Jadi Bos Perusahaan Hasil Merger dengan Tokopedia?

Whats New
Posko THR 2021 Diluncurkan, Apa Fungsinya?

Posko THR 2021 Diluncurkan, Apa Fungsinya?

Whats New
Kemenperin Pacu Peran Startup untuk Dukung Transformasi Industri

Kemenperin Pacu Peran Startup untuk Dukung Transformasi Industri

Rilis
IHSG 'Parkir' di Zona Merah, Rupiah Justru Menguat

IHSG "Parkir" di Zona Merah, Rupiah Justru Menguat

Whats New
PLN Target Seluruh Jaringan Listrik NTT Pulih 21 April 2021

PLN Target Seluruh Jaringan Listrik NTT Pulih 21 April 2021

Whats New
Kini Pengguna Shopee Bisa Gunakan Fitur Khusus Produk Lokal

Kini Pengguna Shopee Bisa Gunakan Fitur Khusus Produk Lokal

Whats New
Lebih dari 90 Persen Aliran Listrik di NTT Kembali Tersambung Usai Diterjang Badai

Lebih dari 90 Persen Aliran Listrik di NTT Kembali Tersambung Usai Diterjang Badai

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X