Hari Ini Batas Akhir Beli Pelatihan Gelombang 13 Kartu Prakerja, Buruan Sebelum Dicabut

Kompas.com - 08/04/2021, 09:18 WIB
Petugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). ANTARA FOTO/Moch AsimPetugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Akses pelatihan untuk gelombang 13 Kartu Prakerja semakin mendekati batas waktu. Manajemen hanya memberi waktu hingga hari ini, Kamis (8/4/2021), sampai pukul 23.59 WIB malam nanti.

Jika kamu belum membeli pelatihan pertama hingga malam ini, otomatis kepesertaanmu akan dicabut.

"Kalau kepesertaan dicabut maka ia tidak bisa mengakses pelatihan dan tidak bisa lagi mendaftar di Program Kartu Prakerja," kata Head of Communications Manajemen Kartu Prakerja Louisa Tahutu kepada Kompas.com, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: Hangus 1 Hari Lagi, Begini Cara Beli Pelatihan Gelombang 13 Kartu Prakerja

Louisa juga mengimbau peserta gelombang lain yang belum mengambil pelatihan segera mengambil pelatihan secepatnya. Tujuannya agar meminimalisir hal yang tidak diinginkan, seperti lupa atau terkendala saat hari H.

Penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak dinyatakan lolos seleksi. Ketentuan ini diatur dalam Permenko Nomor 11 Tahun 2020.

"Jangan menunggu karena bisa lupa dan lewat dari tenggat waktu. Beli pelatihan sekarang dan belajar karena itulah esensi dari program Kartu Prakerja yaitu meningkatkan kompetensi," ujar Louisa.

Louisa menyebut, para peserta yang dicabut kepesertaannya akan diganti dengan peserta lain yang berhak.

Asal tahu saja, ada sekitar 11.000 orang gelombang 12 Kartu Prakerja yang dicabut kepesertaannya karena tak membeli pelatihan pertama hingga 1 April 2021.

Sementara per Rabu (7/4/2021), Louisa memantau ada sekitar 12.000 orang di gelombang 13 belum membeli pelatihan pertama.

Jika belum membeli hingga malam ini, maka kuota akan diarahkan untuk gelombang 17 Kartu Prakerja.

"(Pendaftaran) Gelombang ke-17 dibuka saat ada status kepesertaan gelombang 12-16 yang dicabut," pungkasnya.

Perlu diketahui, status kepesertaan yang dicabut tidak dapat mengikuti kembali Program Kartu Prakerja. Namamu akan di-blacklist sesuai dengan Permenko Nomor 11 Tahun 2020 Pasal 20 ayat 3.

Selain itu, bantuan pelatihan telah diberikan juga akan dikembalikan ke rekening dana Kartu Prakerja.

Pembukaan gelombang Kartu Prakerja karena ada pencabutan kepesertaan Kartu Prakerja juga terjadi pada tahun lalu.

Tahun lalu, manajemen Kartu Prakerja menambah satu gelombang tambahan, yaitu gelombang 11. Kuota yang tersedia pada gelombang tambahan tersebut merupakan pemulihan dari kepesertaan Kartu Prakerja gelombang 1-10 yang telah di-blacklist.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X