[KURASI KOMPASIANA] Literasi Keuangan bagi Keluarga | Salahkah Istri Berkuasa Mengatur Keuangan?

Kompas.com - 08/04/2021, 10:26 WIB
 Ilustrasi mempersiapkan diri mencapai kebebasan finansial (iStock/baona) Ilustrasi mempersiapkan diri mencapai kebebasan finansial

KOMPASIANA---Mengelola keuangan rumah tangga umumnya dilakukan oleh seorang istri. Namun tak sedikit juga dilakukan sang suami.

Siapapun yang akan mengelola keuangan rumah tangga sebenarnya bukan masalah selama itu menjadi kesepakatan berdua, karena yang terpenting adalah baik suami atau istri memiliki pemahaman literasi keuangan dalam rumah tangga.

Pentingnya literasi keuangan membuat kelola keuangan akan menjadi baik dan keuangan rumah tangga menjadi sehat, terlebih era konsumtif saat ini.

Pembahasan mengenai hal tersebut menjadi salah satu topik menarik perhatian pembaca. Berikut 3 konten menarik dan populer terkait literasi keuangan di Kompasiana:

1. Literasi Keuangan bagi Keluarga

Semua rumah tangga pastinya menginginkan keuangan yang sehat. Untuk mencapai itu maka dibutuhkan pengelolaan keuangan yang baik.

Dengan mengelola keuangan secara tertib, termasuk mengatur aliran masuk-keluarnya keuangan, keuangan rumah tangga dapat akan menjadi sehat sehingga keluarga pun akan bahagia.

Kompasianer Hamdani mengatakan, pada zaman yang serba otomasi sekarang ini, seseorang dituntut lebih cerdas mengelola segala sumber daya yang dimilikinya termasuk keuangan.

"Bukan hanya secara pribadi bahkan seorang yang sudah berumah tangga sekalipun mesti cerdas memenej keuangan mereka," tulisnya. (Baca selengkapnya)

2. Lemahnya Manajemen Keuangan dalam Keluarga Menjadi Sebab Rapuhnya Perekonomian Masyarakat Kelas Menengah

Mindset bahwa uang merupakan sumber jawaban adalah sebuah pemikiran paling keliru. Padahal, di sisi lain, keuangan juga adalah sumber masalah.

Semakin berbahaya apabila pemikiran ini berada di kalangan menengah ke bawah, yang membuat mereka semakin terperangkap dalam kemiskinan lebih lama lagi.

Karenanya keluarga, dalam hal ini orangtua, memiliki peran vital untuk memutus mindset tersebut guna memperbaiki mindset anak-cucu mereka.

Kompasianer Masykur mengatakan, setiap keluarga harus memiliki perencanaan keuangan yang baik agar tidak hidup boros dan yang paling penting adalah mendidik anak untuk paham konsep penggunaan uang secara bijak.

"Manajemen keuangan dalam keluarga memiliki efek positif dalam hal membangun keluarga secara utuh dengan anggaran yang direncanakan dan dihabiskan tepat sasaran," tulisnya. (Baca selengkapnya)

3. Ketika Istri Berkuasa Mengatur Keuangan Keluarga, Salahkah?

Kompasianer Roselina Tjiptadinata menceritakan ia memutuskan untuk mengambil alih peran mengelola keuangan dari suaminya.

Saat itu, kondisi keuangan sedang tidak dalam keadaan baik. Mitra bisnis mereka menipunya.

Berdasarkan pengalaman itu, ia justru mendapat komentar miring yang menyebutnya tak pantas mengambil wewenang dari sang suami.

"Karena memegang keuangan yang seharusnya dipegang suami, tapi saya cuekin saja karena saya bukan mau kudeta, melainkan sudah berunding dengan suami," ujarnya. (Baca selengkapnya) (IBS)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X