BCA Akan Luncurkan Bank Digital, Apakah Mirip Fintech?

Kompas.com - 08/04/2021, 18:14 WIB
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (kanan) dan Wakil Presiden Direktur BCA Armand Wahyudi Hartono (kiri) secara resmi meluncurkan BCA Keyboard di tengah acara BCA Expoversary 2019 hari kedua di Tangerang, Sabtu (23/02). -Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (kanan) dan Wakil Presiden Direktur BCA Armand Wahyudi Hartono (kiri) secara resmi meluncurkan BCA Keyboard di tengah acara BCA Expoversary 2019 hari kedua di Tangerang, Sabtu (23/02).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA akan meluncurkan layanan bank digital, dengan mengkonversi PT Bank Royal Indonesia, pada semester I tahun ini.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, pada tahap awal, bank digital akan berfokus pada pendanaan dan pembayaran (funding and payment).

“Saya pikir pertama kita akan mengembangkan dari sisi funding dan payment, ini adalah basic,” kata Jahja dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: BCA Digital Akan Diluncurkan Pertengahan Tahun ini

Setelah itu, BCA digital baru akan memasuki layanan peminjaman atau funding.

Namun demikian, Jahja mengakui, pihaknya masih akan mempelajari lebih lanjut mengenai mekanisme penyaluran peminjaman layanan BCA digital.

Pasalnya, bank digital nantinya akan memiliki aturan berbeda dengan financial technology (fintech), yang notabenenya merupakan bagian dari industri keuangan nonbank.

“Namanya bank beda dengan (fintech) peer to peer,” ujar Jahja.

Salah satu contoh perbedaan yang disinggung oleh Jahja ialah tingginya suku bunga kredit yang dimiliki oleh fintech.

Baca juga: Bos BCA: Kita Akan Mencoba Menjadi Super App

Ia meyakini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengatur terkait batasan suku bunga kredit bank digital.

“Ada OJK yang pasti akan mengatur plafon suku bunga, nah itu yang hati-hati. Kita harus tahu sekali tipikal apa lending yang akan kita lakukan,” ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Whats New
PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

Rilis
Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Whats New
AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

Whats New
Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Whats New
Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Smartpreneur
Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Whats New
Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Whats New
Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Whats New
Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Whats New
OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X