Hindari "Joki", Seleksi CPNS akan Gunakan Identifikasi Wajah

Kompas.com - 08/04/2021, 19:19 WIB
CPNS 2021 screenshootCPNS 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menyempurnakan sistem computer assisted test (CAT) dalam pelaksanaan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang terdiri atas Sekolah Kedinasan, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini.

Ada fitur tambahan yang disematkan, yakni identifikasi wajah (face recognition).

Hal ini untuk menghindari adanya peserta CASN yang menggunakan jasa "joki" untuk mengikuti tahap seleksi tersebut.

Baca juga: BKN Ingatkan Jangan Tergiur Iming-iming Oknum Agar Lolos Tes CASN

"Untuk meminimalisir potensi joki, karena tahun lalu di dalam penerimaan seleksi CPNS ada beberapa lokasi yang kemudian kami bisa menangkap joki tersebut. Maka kami menyempurnakan kembali di dalam sistem CATnya menggunakan face recognition," kata Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen dalam konfrensi pers virtual, Kamis (8/4/2021).

Untuk mengidentifikasi wajah para peserta CASN yang mengikuti seleksi, mereka diwajibkan melakukan swafoto.

Kemudian, foto tersebut diunggah ke sistem face recognition.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nantinya masing-masing calon peserta akan melakukan swafoto sebanyak tiga kali di dalam sistem pendaftaran. Mereka upload swafoto tadi dan itulah yang dijadikan sebagai database untuk melakukan face recognition para peserta seleksi," jelas Suharmen.

Sebagaimana diketahui, pendaftaran Sekolah Kedinasan tahun 2021 dijadwalkan akan dibuka mulai besok (9/4/2021).

Baca juga: Langsung Jadi CPNS BPS, Berapa Gaji Lulusan Sekolah Kedinasan STIS?

Pendaftaran ini dilakukan secara online melalui laman www.sscasn.bkn.go.id, dengan memilih menu Dikdin.

Terdapat delapan instansi yang akan membuka pendaftaran tahun ini, yaitu Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Badan Intelijen Negara, Badan Siber dan Sandi Negara, Badan Pusat Statistik, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dan Kementerian Dalam Negeri.

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengatakan, pendaftaran seleksi Sekolah Kedinasan akan membuka rangkaian seleksi CASN 2021.

Nantinya, masyarakat hanya dapat mendaftar pada satu Sekolah Kedinasan saja.

Seleksi Sekolah Kedinasan akan dilaksanakan dengan sistem CAT.

Baca juga: Seleksi CPNS dan PPPK 2021 Butuh Banyak Tenaga Teknis, Ini Alasannya

Dengan sistem CAT, Tjahjo menjamin proses seleksi akan adil, transparan, dan bebas KKN.

Untuk itu, Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap praktik penipuan atau percaloan yang kerap muncul saat penerimaan CASN.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 BUMN Dapat PMN Rp 35,13 Triliun, Tertinggi IFG dan Hutama Karya

8 BUMN Dapat PMN Rp 35,13 Triliun, Tertinggi IFG dan Hutama Karya

Whats New
Strategi Bayar Utang Tak Jelas, Evergrande Tetap Yakin Bisa Keluar dari Krisis

Strategi Bayar Utang Tak Jelas, Evergrande Tetap Yakin Bisa Keluar dari Krisis

Whats New
Penggunaan QRIS Lintas Negara Bakal Diperluas ke Malaysia dan Arab Saudi

Penggunaan QRIS Lintas Negara Bakal Diperluas ke Malaysia dan Arab Saudi

Whats New
Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun di 2022, Bahlil Minta Anggaran Kementeriannya Ditambah Rp 600 Miliar

Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun di 2022, Bahlil Minta Anggaran Kementeriannya Ditambah Rp 600 Miliar

Whats New
Pengusaha Retail Keluhkan Regulasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Larangan Display Rokok

Pengusaha Retail Keluhkan Regulasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Larangan Display Rokok

Rilis
ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Jadi 4,8 Persen

ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Jadi 4,8 Persen

Whats New
Gubernur BI Beberkan Dampak Krisis Evergrande ke Indonesia

Gubernur BI Beberkan Dampak Krisis Evergrande ke Indonesia

Whats New
Tips Hindari Transaksi Bodong Pinjol Ilegal

Tips Hindari Transaksi Bodong Pinjol Ilegal

Rilis
 IHSG Parkir di Zona Hijau pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

IHSG Parkir di Zona Hijau pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

Whats New
Kementan dan Kemendag Beda Pendapat soal Penyebab Kenaikan Harga Jagung

Kementan dan Kemendag Beda Pendapat soal Penyebab Kenaikan Harga Jagung

Whats New
Bantah Pernyataan Menteri Perdagangan, Kementan Buka-bukaan Soal Stok Jagung

Bantah Pernyataan Menteri Perdagangan, Kementan Buka-bukaan Soal Stok Jagung

Whats New
ADB Kembali Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Jadi 3,5 Persen Sepanjang 2021

ADB Kembali Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Jadi 3,5 Persen Sepanjang 2021

Whats New
Harga Bitcoin Terus Merosot, Kini Sentuh Rp 590 Juta

Harga Bitcoin Terus Merosot, Kini Sentuh Rp 590 Juta

Whats New
Agustus 2021, Uang Beredar di Indonesia Hampir Tembus Rp 7.200 Triliun

Agustus 2021, Uang Beredar di Indonesia Hampir Tembus Rp 7.200 Triliun

Whats New
Anggota DPR Sebut Ada Warga yang Tak Bisa Cairkan BLT UMKM karena Belum Vaksinasi

Anggota DPR Sebut Ada Warga yang Tak Bisa Cairkan BLT UMKM karena Belum Vaksinasi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.