Sandiaga Uno: Mudik Dilarang agar Sektor Pariwisata Segera Pulih dan Bangkit

Kompas.com - 09/04/2021, 09:29 WIB
Sandiaga Uno saat mengunjungi Nepal van Java. Dok. KemenparekrafSandiaga Uno saat mengunjungi Nepal van Java.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melarang kegiatan mudik selama periode libur Hari Raya Idul Fitri tahun ini demi menekan penyebaran Covid-19.

Terkait hal ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, larangan mudik ini dilakukan karena setiap habis liburan selalu terjadi peningkatan angka Covid-19 yang sangat tinggi.

“Saya meminta kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan ini sebagai upaya menekan penularan Covid-19 sehingga sektor pariwisata segera pulih dan bangkit kembali,” kata Sandiaga seperti dikutip dari akun Instagram-nya, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: Sandiaga Sebut Banten Diuntungkan dengan Kebijakan Larangan Mudik

Sandiaga menjelaskan, tahun lalu, meskipun ada pembatasan sosial berskala besar (PSBB), tetapi saat periode Lebaran terjadi kenaikan jumlah kasus Covid-19 sebesar 94 persen, dan liburan Natal dan Tahun Baru naik hampir 70 persen.

“Peniadaan mudik harus didukung juga dengan penerapan protokol kesehatan, bukan berarti harus meniadakan mobilitas kita,” jelas dia.

Sandiaga menjelaskan, meskipun larangan mudik meningkatkan tujuan ke destinasi lokal, tetapi hal ini sudah diantisipasi oleh beberapa pihak transportasi udara atau maskapai untuk melakukan penyesuaian atau reschedule penumpang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jadi jangn khawatir, nanti ada fasilitas untuk menjadwalkan ulang,” kata dia.

Di sisi lain, Sandiaga terus berupaya untuk tetap mendorong agar masyarakat tetap bisa bersilaturahmi dan memberdayakan produk ekonomi kreatif, dengan memanfaatkan teknologi.

Baca juga: Sandiaga Yakin Destinasi Wisata Tetap Ramai meskipun Mudik Lebaran Dilarang

“Saya tetap mendorong agar masyarakat tetap bisa bersilaturahim, menghasilkan karya-karya kreatif, dan memanfaatkan teknologi untuk memberdayakan produk-produk ekonomi kreatif,” tegas dia.

Sebagai informasi, berdasarkan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Pemerintah memberlakukan larangan perjalanan untuk lintas kota/kabupaten/provinsi/negara dalam rentang waktu 6-17 Mei 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.