Nufransa Wira Sakti
Staf Ahli Menkeu

Sept 2016 - Jan 2020: Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan.

Saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak

Saatnya Beli Rumah dengan PPN 0 Persen

Kompas.com - 09/04/2021, 12:39 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

APA yang Anda bayangkan ketika melihat pembangunan suatu rumah?

Dari sisi ekonomi, ternyata pembangunan rumah/apartmen/ruko dapat menggerakkan 140 industri yang mendukungnya. Contohnya adalah industri bahan bangunan seperti semen, batu bata, genteng, besi, semen, paku, besi, kayu, dan sebagainya yang akan ikut tumbuh bila permintaan akan perumahan meningkat.

Begitupun dari sisi jumlah tenaga kerja, selain pekerja yang melakukan pembangunan perumahan, seluruh tenaga kerja dari industri yang mendukung juga akan terdampak positif dari pembangunan tersebut.

Ambil contoh untuk industri cat yang digunakan untuk mengecat bangunan rumah.

Baca juga: Insentif dari Sri Mulyani, Beli Rumah Baru Bebas PPN

Sebuah pabrik cat internasional yang berdomisili di Kawasan industri Karawang mempunya lebih dari 5000 karyawan. Sebuah pabrik cat lainnya yang yang dimiliki warga negara Indonesia, telah berhasil bertahan selama empat keturunan dengan memiliki 500 karyawan.

Dari produksi cat ini nantinya juga akan menghidupkan perekonomian lainnya karena membutuhkan bahan baku, pengemasan, pergudangan, transportasi untuk pengiriman dan lain-lain.

Contoh lain adalah sebuah industri rumah tangga di Surabaya yang memproduksi paku dan mampu bertahan sampai 46 tahun sampai dengan saat ini dengan memasok paku ke ribuan toko di seluruh Indonesia.

Secara total Kementerian PUPR mencatat 140 industri yang yang mendukung sektor perumahan ini.

Untuk sektor konstruksi dan real estate juga memiliki kandungan impor yang rendah yaitu masing-masing sebesar 9,8 persen dan 0,7 persen. Di sisi lain, kebutuhan atas hunian atau backlog kepemilikan rumah tercata sejumlah 12,75 juta rumah.

Baca juga: Sri Mulyani Beri Diskon PPN Untuk Rumah Baru dengan Harga Maksimal Rp 5 Miliar, Ini Alasannya

Melihat kebutuhan yang besar dan multiplier effect yang cukup signifikan, pemerintah melakukan inisiatif untuk memberikan insentif untuk sektor perumahan di tengah pandemi Covid-19.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.