Kompas.com - 09/04/2021, 16:58 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (9/4/2021) sore, ditutup turun tipis 0,02 persen atau 1,51 poin ke level 6.070.

Mengutip dari RTI, terdapat 212 saham yang menguat, 266 melemah, 165 saham di posisi stagnan. Pada penutupan bursa sore ini, nilai transaksi mencapai Rp 11.059 triliun dari 19,98 miliar lembar saham yang diperjualbelikan. Sementara, aksi jual oleh investor asing di seluruh market sebesar Rp 33,01 miliar.

Indeks utama BEI lainnya pun berada di zona merah. Mulai indeks LQ 45 yang terkoreksi 0,01 persen ke posisi 906,49, Indeks KOMPAS100 melemah 0,13 persen ke 1.161,43, hingga Jakarta Islamic Index (JII) yang turun 1,35 persen menjadi 604,04.

Baca juga: IHSG Diproyeksikan Masih Menguat, Intip Rekomendasi Saham Hari Ini

Konsumer, sektor keuangan, dan perdagangan menjadi tiga terkuat dalam penutupan hari ini. Sektor konsumer naik 0,10 persen, keuangan menguat 0,75 persen, dan perdagangan menguat 0,47 persen.

Saham-saham LQ 45 yang masuk dalam top losers meliputi Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) turun Rp 775 atau 6,81 persen menjadi Rp 10.600, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP turun Rp 625 atau 5,84 persen menjadi Rp 10.075.

Berikutnya, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp 130 atau 5,26 persen menjadi Rp 2.340, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun Rp 120 atau 5,22 persen menjadi Rp 2.180, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun Rp 200 atau 4,15 persen menjadi Rp 4.620.

Adapun saham-saham LQ 45 yang top gainers antara lain PT Medco Energi International Tbk (MEDC) naik Rp 25 atau 4,31 persen menjadi Rp 605, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp 200 atau 3,45 persen menjadi Rp 6.000, PT Japfa Tbk (JPFA) naik Rp 70 atau 3,35 persen menjadi Rp 2.160.

Kemudian PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp 200 atau 3,19 persen menjadi Rp 6.475 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp 1.000 atau 2,70 persen menjadi Rp 38.050.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) di pasar spot juga berada di teritori negatif.

Mengutip data Bloomberg, rupiah  ditutup pada level Rp 14.565 per dollar AS, melemah 0,21 persen atau 30 poin dibandingkan penutupan kemarin, di posisi Rp 14.535 per dollar AS.

Baca juga: IHSG Hijau, Rupiah Kembali Melemah

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lebaran Bisa Jadi Momentum Indonesia Keluar dari Jurang Resesi

Lebaran Bisa Jadi Momentum Indonesia Keluar dari Jurang Resesi

Whats New
Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Murka hingga Pegawai dan Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipecat

Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Murka hingga Pegawai dan Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipecat

Whats New
Bitcoin hingga Dogecoin Terjun Bebas, Ini 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan

Bitcoin hingga Dogecoin Terjun Bebas, Ini 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan

Earn Smart
[POPULER MONEY] Erick Thohir Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika | Sanksi bagi Leasing yang Asal Tarik

[POPULER MONEY] Erick Thohir Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika | Sanksi bagi Leasing yang Asal Tarik

Whats New
Hindari Penumpukan di Bakauheni, Menhub Minta Masyarakat Tes Antigen Mandiri

Hindari Penumpukan di Bakauheni, Menhub Minta Masyarakat Tes Antigen Mandiri

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Periset

[KURASI KOMPASIANA] Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Periset

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Jelajah Masjid-masjid yang Memesona di Indonesia

[KURASI KOMPASIANA] Jelajah Masjid-masjid yang Memesona di Indonesia

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

Rilis
Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Whats New
Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Whats New
Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Whats New
Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Whats New
Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Whats New
Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X