Ada Larangan Mudik, Ini Saran Analis untuk Investor Saham Transportasi

Kompas.com - 09/04/2021, 19:42 WIB
Ilustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Riset PT Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menilai larangan mudik Lebaran tahun ini akan berdampak kepada sektor transportasi. 

Oleh karena itu, ia menyarankan kepada investor untuk mempertimbangkan kembali saham-saham perusahaan transportasi.

"Karena dampaknya cukup signifikan pada keberlangsungan kinerja perusahaan transportasi," ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (9/4/2021).

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang juga mengungkapkan hal yang sama. Ia mengatakan sektor transportasi, hotel, dan wisata akan terpengaruh larangan mudik.

Dengan demikian, ia menganjurkan para investor bursa untuk melakukan aksi jual.

"Jika mengetahui terpengaruh, better (lebih baik) sell (jual) dulu," kata dia.

Adapun beberapa saham yang dinilai bakal terpengaruh larangan mudik tahun ini yakni PT Garuda Indonesia Tbk dengan kode emiten GIAA, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI), PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA), PT Hotel Fitra International (FITT), PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Dilarang Angkut Penumpang Saat Lebaran, Ini Strategi Garuda Indonesia

Selanjutnya, ada PT Jakarta International Hotel & Development Tbk (JIHD), PT Map Boga Adiperkasa Tbk (MAPB), PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR), PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT), PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA).

Sebelumnya, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Dikutip dari lembaran SE tersebut, pemerintah menetapkan peniadaan mudik untuk sementara bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi darat, kereta api, laut, dan udara lintas kota/kabupaten/provinsi/negara.

Adapun, periode peniadaan mudik Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah adalah pada 6-17 Mei 2021.

Sementara itu, upaya pengendalian Covid-19 berlaku selama bulan suci Ramadhan serta Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah.

SE yang sama juga menjelaskan bahwa perjalanan orang selama Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dikecualikan bagi dua pelaku perjalanan. Keduanya yakni kendaraan pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan nonmudik.

Baca juga: Ada Larangan Mudik, Pesawat hingga Kapal Laut Tak Boleh Angkut Penumpang pada 6-17 Mei



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.