Larangan Mudik, Garuda Bebaskan Biaya Tambahan Ubah Jadwal Penerbangan

Kompas.com - 10/04/2021, 07:38 WIB
Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Desember 2020. KOMPAS.com/HERU DAHNURPesawat Garuda Indonesia di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Desember 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk membebaskan biaya tambahan bagi masyarakat yang melakukan perubahan jadwal penerbangan karena bertepatan dengan penerapan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

"Garuda Indonesia menyediakan fleksibilitas berupa pembebasan biaya tambahan bagi masyarakat yang melakukan perubahan rencana penerbangan, dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangan resminya, Jumat (9/4/2021).

Oleh sebab itu, maskapai penerbangan pelat merah ini meminta masyarakat yang telah merencanakan perjalanan bertepatan dengan periode larangan mudik tersebut, untuk dapat segera melakukan penyesuaian rencana penerbangan.

Baca juga: Dilarang Angkut Penumpang Saat Lebaran, Ini Strategi Garuda Indonesia

Menurut Irfan, hal ini merupakan langkah perseroan untuk mendukung upaya pengendalian transportasi yang dicanangkan pemerintah di masa Lebaran tahun ini.

Garuda Indonesia juga telah menyiapkan langkah antisipatif terkait larangan pemerintah untuk maskapai penerbangan mengangkut penumpang sepanjang 6-17 Mei 2021.

Di antaranya penyesuaian frekuensi dan jadwal penerbangan sesuai kebutuhan. Lalu penyesuaian kebijakan operasional pada lini layanan pre-flight, in-flight dan post-flight sebelum, selama, dan setelah periode larangan mudik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Maskapai Penerbangan Dilarang Angkut Penumpang pada 6-17 Mei 2021

Lainnya adalah optimalisasi layanan penerbangan kargo untuk mendukung distribusi logistik, dan berbagai kebijakan antisipatif pada ranah operasional lainnya.

Menurut Irfan, untuk memastikan berbagai langkah penyesuaian tersebut berjalan optimal, perseroan bakal terus melakukan koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan di layanan kebandarudaraan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.