Namanya Diabadikan di Tol Layang Japek, Ini Peran Sheikh MBZ untuk RI

Kompas.com - 11/04/2021, 12:54 WIB
Presiden Mesir Abdel Fattah El Sisi bersama Putra Mahkota Abu Dhabi UEA, Mohammen bin Zayed, Rabu (16/12/2020) di Kairo, Mesir. Twitter @MohamedBinZayedPresiden Mesir Abdel Fattah El Sisi bersama Putra Mahkota Abu Dhabi UEA, Mohammen bin Zayed, Rabu (16/12/2020) di Kairo, Mesir.

Sementara itu, dari pihak Indonesia, turut hadir sejumlah pejabat tinggi, seperti Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri BUMN Erick Tohir, Walikota Solo Gibran Rakabuming, dan Duta Besar RI Abu Dhabi Husin Bagis.

"Replika Masjid Agung Sheikh Zayed di Solo ini memang tidak akan sebesar masjid asli, Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi yang mampu menampung 40.000 jemaah. Namun desainnya sama persis dan semua biaya pembangunan masjid ini diberikan oleh pemerintah UEA," ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kala itu.

Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi yang luasnya 22.412 meter persegi membutuhkan waktu pembangunan hingga 12 tahun dan menelan biaya mencapai sekitar 545 juta dollar AS atau setara Rp 8 triliun.

Baca juga: Susunan Direksi Baru PTBA Lengkap dan Profil Suryo Eko Hadianto

Sedangkan anggaran pembangunan Masjid Agung Sheikh Zayed di Solo mencapai 20 juta dollar AS atau hampir Rp 300 miliar yang seluruhnya ditanggung pemerintah UEA. Pembangunan Masjid Agung Sheikh Zayed di Solo juga akan dilengkapi dengan Islamic Center.

Gelontorkan dana investasi Rp 140 triliun

Sheikh MBZ juga berperan besar atas penggelontoran dana investasi sebesar 10 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 140 triliun (asumsi kurs Rp 14.000) untuk ditempatkan pada dana kelolaan Indonesia Investment Authority (INA).

Dikutip dari laman resmi Kemenlu RI, dana tersebut diinvestasikan Pemerintah Persatuan Emirat Arab (PEA), yang diumumkan pada hari Selasa tanggal 23 Maret 2021 lalu, melalui media pemberitaan WAM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penempatan dana investasi ini merupakan arahan langsung dari Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan (Sheikh MBZ).

Investasi ini merupakan buah manis dari komunikasi melalui sambungan telepon antar pimpinan kedua negara.

“Pada senja menjelang Maghrib pukul 17.30 WIB hari Jumat tanggal 19 Maret 2021, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melakukan pembicaraan dengan MBZ,” tulis Kemenlu dikutip ulang pada Minggu (11/4/2021).

Baca juga: Profil Fuad Rizal: Bos Konsorsium Pelabuhan Patimban, Eks Dirkeu dan Plt Dirut Garuda

“Keduanya terlibat dalam pembicaraan akrab dan hangat serta berdiskusi mengenai perkembangan hubungan dan kerja sama antar kedua negara. Salah satu materi yang menjadi fokus pembicaraan adalah Indonesia Investment Authority (INA) yang telah terbentuk dan beroperasi di Indonesia,” sambungnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.