Resmi IPO, Triputra Agro Tawarkan Saham Perdananya Rp 100 Per Lembar

Kompas.com - 12/04/2021, 10:51 WIB
Ilustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan tersebut melakukan penawaran saham perdananya (Initial Public Offering/IPO) sebanyak 866 juta lebih lembar saham.

Adapun nilai penawaran sahamnya sebesar Rp 100 per saham, atau 4,36 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

Dengan demikian, sepanjang 2021, terdapat 14 perusahaan anyar yang telah tercatat di BEI.

"Perseroan telah menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Masa penawaran umum telah dilangsungkan pada tanggal 5-6 April 2021," ujar Corporate Secretary Triputra Agro Persada Joni Tjeng melalui keterangan tertulis, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Kenapa Para CEO Era Digtal Harus Paham Teori Kepribadian

Selain itu, perusahaan yang bergerak di bidang kelapa sawit, karet dan industri ini juga melangsungkan pemberian saham penghargaan dalam Program Employee Stock Allocation (ESA), sebanyak 0,57 persen dari saham yang ditawarkan dalam penawaran umum atau sebanyak 4.897.000 lembar saham.

Menurut Joni, saham yang ditawarkan merupakan saham baru yang dikeluarkan dari portepel perseroan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dana yang diperoleh dari penawaran umum tersebut, lanjutnya, akan digunakan untuk meningkatkan penyertaan modal untuk anak perusahaan, yaitu PT Agro Multi Persada (AMP).

Selain itu, dana itu juga akan disalurkan kepada anak perusahaan AMP, yaitu PT Sukses Karya Mandiri (SKM) untuk belanja modal dan modal kerja.

Dana yang terhimpun akan dimanfaatkan SKM untuk membangun pabrik di Kalimantan Tengah. Selain itu, sisa dana dari penawaran umum digunakan untuk modal kerja berupa pembelian pupuk.

Saat ini, TAPG beroperasi di 24 lokasi perkebunan kelapa sawit, 1 perkebunan karet, 15 pabrik kelapa sawit, 1 pabrik Ribbed Smoke Sheet (RSS) dan 4 kantor cabang anak perusahaan yang berlokasi di Jambi, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Baca juga: Pengusaha Wajib Bayar Penuh THR 2021, Ini Jadwal Pencairannya



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.