Tol Japek Elevated Resmi Ganti Nama, Ini Tarif Jalan Layang MBZ

Kompas.com - 12/04/2021, 12:42 WIB
Peresmian Jalan Tol Layang Mohamed Bin Zayed, Senin (12/04/2021).  Kompas.com/Suhaiela BahfeinPeresmian Jalan Tol Layang Mohamed Bin Zayed, Senin (12/04/2021).


JAKARTA, KOMPAS.com – Tol Jakarta – Cikampek (Japek) II Elevated atau Tol Layang Japek resmi ganti nama menjadi Jalan Layang Mohamed bin Zayed (MBZ).

Peresmian Jalan Layang Sheikh MBZ dilakukan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno atas nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (12/04/2021).

Peresmian ini ditandai dengan penekanan tombol sirine yang dilakukan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Duta Besar RI untuk UEA Hasan Bagis, serta Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdullah Salem Obeid Al Dhaheri.

Baca juga: Namanya Diabadikan di Tol Layang Japek, Ini Peran Sheikh MBZ untuk RI

Dengan begitu, kini nama MBZ diabadikan sebagai pengganti nama Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) atau Tol Japek II Elevated. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Surat Izin Menteri PUPR Nomor BM.07.02-Mn/635, tertanggal 8 April 2021.

Berapa tarif Jalan Layang MBZ?

Jalan Layang MBZ tergolong jalan bebas hambatan berbayar yang sistem tarifnya sama seperti pemberlakuan tarif Tol Layang Japek.

Tarif Tol Layang Japek yang berlaku saat ini adalah tarif yang diintegrasikan dengan Tol Jakarta-Cikampek eksisting atau Tol Japek jalur bawah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan demikian, tarif Jalan Layang MBZ yang berlaku adalah tarif integrasi dengan Tol Jakarte Cikampek, yang diterapkan sejak 17 Januari 2021 pukul 00.00 WIB.

Baca juga: Tol Layang Japek Ganti Nama, Ingat Lagi Nama Jalan Jokowi di Abu Dhabi

Pemberlakuan tarif terintegrasi ini sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 1524/KPTS/M/2020 tanggal 22 Oktober 2020 tentang Pengintegrasian Sistem Pengumpulan Tol, Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated.

Dengan integrasi sistem transaksi dan penarifan antara Tol Jakarta-Cikampek (jalur bawah) dan Jakarta Cikampek II Elevated, akan meminimalisasi titik transaksi dengan hanya membayar satu tarif integrasi.

Artinya, jika ingin melintasi Jalan Layang MBZ, pengendara hanya perlu membayar tarif Tol Japek. Adapun dengan penerapan tarif terintegrasi ini, tarif tol Jakarta-Cikampek yang berlaku saat ini adalah Rp 20.000 pada golongan I untuk jarak terjauh, yakni Jakarta IC-Cikampek.

Daftar tarif Tol Jakarta-Cikampek per wilayah

Perhitungan tarif Tol Jakarta-Cikampek mengacu pada jenis golongan kendaraan dan pembagian wilayah.

Tarif Tol Jakarta-Cikampek Wilayah 1 meliputi Cawang-Pondok Gede Barat/Pondok Gede Timur. Adapun tarif Wilayah 2 adalah Cawang-Cikarang Barat.

Kemudian sistem tarif yang berlaku di Wilayah 3 meliputi Cawang-Karawang Barat. Terakhir yakni Wilayah 4 adalah Cawang-Cikampek.

Baca juga: Tol Layang Japek Akan Tutup Sementara untuk Ganti Nama Jadi Sheikh MBZ

Berikut daftar tarif Tol Jakarta-Cikampek terbaru yang terintegrasi dengan tarif Jalan Layang MBZ:

Wilayah 1

  • Golongan I Rp 4.000
  • Golongan 2 Rp 6.000
  • Golongan 3 Rp 6.000
  • Golongan 4 Rp 8.000
  • Golongan 5 Rp 8.000

Wilayah 2

  • Golongan I Rp 7.000
  • Golongan 2 Rp 10.500
  • Golongan 3 Rp 10.500
  • Golongan 4 Rp 14.000
  • Golongan 5 Rp 14.000

Wilayah 3

  • Golongan I Rp 12.000
  • Golongan 2 Rp 18.000
  • Golongan 3 Rp 18.000
  • Golongan 4 Rp 24.000
  • Golongan 5 Rp 24.000

Wilayah 4

  • Golongan I Rp 20.000
  • Golongan 2 Rp 30.000
  • Golongan 3 Rp 30.000
  • Golongan 4 Rp 40.000
  • Golongan 5 Rp 40.000



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X