Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Chicken Holic Bertahan di Tengah Pandemi dan Tetap Bisa Menambah Gerai

Kompas.com - 12/04/2021, 13:43 WIB
Elsa Catriana,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian bisnis makanan turut terdampak pandemi Covid-19. Bahkan, beberapa di antaranya harus gulung tikar.

Mereka pun dituntut untuk menyiapkan berbagai strategi agar bisa mempertahankan usahanya.

Salah satunya dilakukan Chicken Holic, salah satu usaha makanan berbahan baku ayam yang datang dari Kota Medan.

Baca juga: 5 Skill yang Harus Dimiiki untuk Bangun Bisnis Kuliner

Chief Operating Officer Chicken Holic Randy Raharja mengakui, bisnisnya sedikit goyang lantaran ada beberapa outletnya yang buka di mal, terpaksa ditutup sejak pemerintah memberlakukan PSBB.

"Untungnya tidak berpengaruh secara signifikan terhadap bisnis kami. Karena pelanggan kami masih tetap percaya untuk membeli produk kami dari outlet lain dan saat ini pun bisnis kami kembali meningkat, itu semua berkat kepercayaan para konsumen kami," ujar Randy saat wawancara khusus bersama Kompas.com, akhir pekan yang lalu.

Di samping itu, Randy juga memanfaatkan situasi ini untuk lebih dekat lagi dengan tim atau semua karyawannya.

Momen ini dipakai untuk melakukan evaluasi internal dengan memperbaiki SOP perusahaan, cashflow projection hingga perhitungan harga.

Baca juga: 4 Jurus agar Bisnis Tak Hancur Lebur di Masa Resesi

Randy sadar, kepercayaan para pelanggan membuat dirinya semakin optimistis untuk terus mengembangkan usahanya.

Bahkan dalam waktu dekat ini Chicken Holic juga ingin melebarkan sayap untuk membuka outletnya di Jakarta.

Walaupun di tengah banyaknya persaingan, Randy yakin bisa tetap bertahan dan produknya tetap dicintai kalangan masyarakat.

"Kami ingin Chicken Holic ini menjadi McDonald's nya Indonesia, kami ingin go nasional dan bisa memenuhi kebutuhan untuk kalangan manapun," ungkap dia.

Bahkan, di bulan Mei ini, Chicken Holic juga akan menambah outletnya di Tebingtinggi, Siantar dan wilayah Sumbagut lainnya.

Baca juga: Perusahaan Emas Ini Rambah Bisnis Gadai, Apa Alasannya?

Tak hanya itu, Randy juga menyebut bisnisnya selalu mengikuti zaman. Salah satunya adalah dengan bergabung menjadi partner merchant ShopeePay.

Semenjak bergabung menjadi partner ShopeePay, Randy mengakui bisnisnya berkembangnya pesat. Apalagi saat ini transaksi layanan digital sedang tren di tengah masyarakat.

"Hal ini jugalah yang membantu kami bisa memperbaiki bisnis kami, di pertengahan pandemi, bisnis kami kembali ke posisi normal dan kembali mencapai pendapatan yang sudah diprediksi di tahap evaluasi awal," ucap dia.

Chicken Holic pun telah dinobatkan sebagai salah satu top merchant ShopeePay di Kota Medan dengan jumlah transaksi yang signifikan.

"Kami percaya dengan menerapkan transaksi pembayaran digital bisa menjawab kebutuhan masyarakat saat ini," ungkap Randy.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com