Kompas.com - 12/04/2021, 17:03 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/4/2021). Mengutip RTI, indeks melemah di level 5.948,56 atau turun sebesar 2 persen (121 poin).

Dalam penutupan perdagangan awal pekan kedua April ini, terdapat 123 saham menguat, 379 melemah, 137 saham di posisi stagnan. Pada penutupan bursa hari ini, nilai transaksi mencapai Rp 9.557 triliun dari 16,127 miliar lembar saham yang diperjualbelikan.

Sementara, aksi jual oleh investor asing di seluruh market sebesar Rp 270,79 miliar. Indeks utama BEI lainnya pun berada di zona merah. Mulai indeks LQ 45 yang terkoreksi 2,61 persen ke posisi 882,10, Indeks KOMPAS100 melemah 2,64 persen ke 1.130,30, hingga Jakarta Islamic Index (JII) yang turun 2,50 persen menjadi 588,93.

Adapun top losers saham LQ 45 yakni PT Ciputra Development Tbk (CTRA) turun 6,96 persen menjadi Rp 1.070, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) 6,95 persen menjadi Rp 9.375, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) 6,92 persen menjadi Rp 1.615.

 

Top losers berikutnya yakni PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) turun Rp 37 atau 6,92 persen menjadi Rp 498, PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) turun Rp 230 atau 6,89 persen menjadi Rp 3.110.

Sedangkan top gainers saham-saham LQ 45 yang meliputi PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik 1,08 persen menjadi Rp 7.000, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik 0,95 persen menjadi Rp 2.130.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) naik 0,46 persen menjadi Rp 2.170, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) naik 0,39 persen menjadi Rp 2.600, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik menjadi Rp 6.600.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) di pasar spot juga berada di teritori negatif. Mengutip data Bloomberg, rupiah ditutup pada level Rp 14.595 per dollar AS, melemah 0,21 persen atau 30 poin dibandingkan penutupan kemarin, di posisi Rp 14.565 per dollar AS.

 

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X