Agar Stok Pangan Aman Selama Ramadhan, Pemerintah Impor Bawang Putih hingga Gula

Kompas.com - 12/04/2021, 17:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala BKP Kementerian Pertanian RI Agung Hendriardi mengatakan, ada 3 jenis komoditas pangan yang dipenuhi kebutuhannya dengan melakukan impor agar kebutuhan pangan tercukupi selama menjelang bulan Ramadhan.

Adapun komoditas tersebut adalah bawang putih, daging sapi/kerbau, dan gula pasir.

"Kebijakan ini juga sudah menjadi keputusan dari Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Menko Perekonomian dan para menteri lainnya. Memutuskan kapan barang itu harus masuk sehingga dalam kalkulasi sekarang sampai Mei 2021 semuanya mencukupi," ujar Agung dalam diskusi FMB 9:Keteresdiaan Pangan Jelang Ramadhan dan Lebaran yang disiarkan secara virtual, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadhan dan Lebaran

Agung menjelaskan, dalam rakor tersebut diputuskan bahwa impor bawang putih dilakukan sebanyak 202.000 ton dan impor daging sapi/kerbau sebanyak 111.000 ton.

"Sementara gula jumlah yang diputuskan ada sebanyak 796.000 ton. Ini semuanya sudah kita monitor terus menerus dan kami juga melakukan pertemuan-pertemuan dengan importir. Intinya kita ingin menjadi target masuk sampai Mei ini terpenuhi," ungkap dia.

Di samping itu, Agung juga mengakui, akan terjadi kenaikan harga bahan pangan menjelang Ramadhan.

"Biasanya 3-2 hari menjelang Ramadhan naik tapi pas puasa turun," ucapnya.

Agung menyebutkan, untuk komoditas pangan yang diperkirakan akan mengalami kenaikan adalah daging ayam dan telur ayam.

Baca juga: GAPMMI Berharap Industri Makanan dan Minuman Kembali Menggeliat di Ramadhan 2021

 

Namun, menjelang 1-2 hari Ramadhan, komoditas ini pun kembali turun.

"Tapi catatan kami selalu melihat koevisien varian di bawah 15 persen, bagi kita itu wajar. Itu yang harus terus kita pertahankan dan harapan kita bahan pokok aman agar kita juga nyaman menjalani puasa," ucap Agung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terpantau Stabil, Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Terpantau Stabil, Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
R&I Pertahankan Rating Utang RI, BI: Stabilitas Ekonomi Indonesia Terjaga

R&I Pertahankan Rating Utang RI, BI: Stabilitas Ekonomi Indonesia Terjaga

Whats New
Setelah Terseok-seok, IHSG Berpeluang Bangkit Hari Ini

Setelah Terseok-seok, IHSG Berpeluang Bangkit Hari Ini

Earn Smart
Nasabah Kresna Life Gugat OJK ke Pengadilan, Apa Saja Tuntutannya?

Nasabah Kresna Life Gugat OJK ke Pengadilan, Apa Saja Tuntutannya?

Whats New
Saatnya Berbagi Cuan Tambang dengan Lingkungan dan Masyarakat Sekitar

Saatnya Berbagi Cuan Tambang dengan Lingkungan dan Masyarakat Sekitar

Whats New
10 Negara OPEC Turunkan Produksi, Harga Minyak Dunia Terpantau Menguat

10 Negara OPEC Turunkan Produksi, Harga Minyak Dunia Terpantau Menguat

Whats New
Daftar 10 Perusahaan Penerima PMN BUMN Rp 73 Triliun dan Rincian Penggunaan Dananya

Daftar 10 Perusahaan Penerima PMN BUMN Rp 73 Triliun dan Rincian Penggunaan Dananya

Whats New
BI: Meski Dikepung Inflasi Wilayah Sekitar, Babel Justru Deflasi 0,15 Persen Per Juni

BI: Meski Dikepung Inflasi Wilayah Sekitar, Babel Justru Deflasi 0,15 Persen Per Juni

Whats New
Beli Migor Curah Pakai PeduliLindungi Dikritik 'Ribet', Mendag Zulhas: kalau Mau Mudah, Pakai NIK KTP...

Beli Migor Curah Pakai PeduliLindungi Dikritik "Ribet", Mendag Zulhas: kalau Mau Mudah, Pakai NIK KTP...

Whats New
[POPULER MONEY] 5 RS Segera Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar JKN | Bukalapak Digugat Rp 1,1 Triliun

[POPULER MONEY] 5 RS Segera Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar JKN | Bukalapak Digugat Rp 1,1 Triliun

Whats New
Inflasi Turki Capai 78,6 Persen, Rekor Tertinggi dalam 20 Puluh Tahun

Inflasi Turki Capai 78,6 Persen, Rekor Tertinggi dalam 20 Puluh Tahun

Whats New
Uji Coba LRT Jabodebek Diundur Jadi Desember 2022, Mulai Beroperasi 2023

Uji Coba LRT Jabodebek Diundur Jadi Desember 2022, Mulai Beroperasi 2023

Whats New
Biaya Admin, Setoran Awal, dan Cara Buka Rekening BRI Britama X

Biaya Admin, Setoran Awal, dan Cara Buka Rekening BRI Britama X

Whats New
Cara Cek Resi Shopee Express dengan Mudah dan Praktis

Cara Cek Resi Shopee Express dengan Mudah dan Praktis

Whats New
Syarat dan Cara Mengaktifkan Shopee PayLater dengan Mudah

Syarat dan Cara Mengaktifkan Shopee PayLater dengan Mudah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.