Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Grab dan Traveloka Bakal Segera Melantai di Bursa Saham AS

Kompas.com - 13/04/2021, 06:36 WIB
Rully R. Ramli,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

Sumber Bloomberg

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan teknologi penyedia layanan on demand asal Singapura, Grab, dan perusahaan layanan jasa pemesanan tiket asal Indonesia, Traveloka, akan segera melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

Dilansir dari Bloomberg, Selasa (13/4/2021), pekan ini Grab mengumumkan rencana IPO melalui special purpose acquisition company  (SPAC) Amerika Serikat (AS) yang didukung oleh manajer investasi T. Rowe Price hingga Temasek Holdings Pte, dengan valuasi perusahaan diproyeksi mencapai lebih dari 34 miliar dollar AS.

Traveloka juga dikabarkan akan mengikuti langkah Grab untuk IPO, melalui SPAC dengan dukungan miliarder Richard Li dan Peter Thiel. Valuasi salah satu unicorn Indonesia ini diprediksi mencapai sekitar 5 miliar dollar AS. 

Baca juga: BEI Lakukan Kajian Hukum untuk Unicorn yang akan IPO

Langkah dua perusahaan berstatus decacorn dan unicorn itu diproyeksi akan memantik serangkaian aksi IPO dari startup Asia Tenggara lainnya, mulai dari Gojek, Tokopedia, hingga startup asal Singapura PropertyGuru.

Dalam jangka panjang, pasar mengharapkan perusahaan teknologi mampu tumbuh cepat, bahkan dapat mendominasi perhatian, seperti yang terjadi di China dan AS.

“Kami telah melihat tren serupa di pasar lain yang lebih mapan, dan sekarang ini adalah periode emas Asia Tenggara,” kata Direktur Cathay Capital, Rajive Keshup.

Industri teknologi di Asia Tenggara menjadi rumah bagi sekitar 10 negara dengan populasi terbesar di dunia dan sejumlah negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat seperti Indonesia.

Namun demikian, Asia Tenggara tidak lagi melihat aksi perusahaan teknologi raksasa melakukan IPO, setelah Sea Group memutuskan untuk melantai di bursa saham New York pada tahun 2017.

Baca juga: Bocoran Perusahaan Teknologi IPO Kuartal 1 2021, Unicorn?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Bloomberg
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggung Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh, KAI Minta Bantuan Pemerintah

Tanggung Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh, KAI Minta Bantuan Pemerintah

Whats New
Tiket Kereta Go Show adalah Apa? Ini Pengertian dan Cara Belinya

Tiket Kereta Go Show adalah Apa? Ini Pengertian dan Cara Belinya

Whats New
OJK Bagikan Tips Kelola Keuangan Buat Ibu-ibu di Tengah Tren Pelemahan Rupiah

OJK Bagikan Tips Kelola Keuangan Buat Ibu-ibu di Tengah Tren Pelemahan Rupiah

Whats New
Pj Gubernur Jateng Apresiasi Mentan Amran yang Gerak Cepat Atasi Permasalahan Petani

Pj Gubernur Jateng Apresiasi Mentan Amran yang Gerak Cepat Atasi Permasalahan Petani

Whats New
LPEI dan Diaspora Indonesia Kerja Sama Buka Akses Pasar UKM Indonesia ke Kanada

LPEI dan Diaspora Indonesia Kerja Sama Buka Akses Pasar UKM Indonesia ke Kanada

Whats New
Unilever Tarik Es Krim Magnum Almond di Inggris, Bagaimana dengan Indonesia?

Unilever Tarik Es Krim Magnum Almond di Inggris, Bagaimana dengan Indonesia?

Whats New
Simak 5 Cara Merapikan Kondisi Keuangan Setelah Libur Lebaran

Simak 5 Cara Merapikan Kondisi Keuangan Setelah Libur Lebaran

Earn Smart
Studi Kelayakan Kereta Cepat ke Surabaya Digarap China, KAI: Kita Enggak Ikut

Studi Kelayakan Kereta Cepat ke Surabaya Digarap China, KAI: Kita Enggak Ikut

Whats New
Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Bisa Berimbas ke Harga Barang Elektronik

Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Bisa Berimbas ke Harga Barang Elektronik

Whats New
Pendaftaran UM-PTKIN 2024 Sudah Dibuka, Ini Link, Jadwal, hingga Alurnya

Pendaftaran UM-PTKIN 2024 Sudah Dibuka, Ini Link, Jadwal, hingga Alurnya

Whats New
Rincian Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 23 April 2024

Rincian Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 23 April 2024

Spend Smart
Pembentukan Badan Penerimaan Negara Masuk Dokumen Rencana Kerja Pemerintah 2025

Pembentukan Badan Penerimaan Negara Masuk Dokumen Rencana Kerja Pemerintah 2025

Whats New
Neraca Dagang RI Kembali Surplus, BI: Positif Topang Ketahanan Eksternal Ekonomi

Neraca Dagang RI Kembali Surplus, BI: Positif Topang Ketahanan Eksternal Ekonomi

Whats New
Sambut Putusan MK soal Sengketa Pilpres, Kadin: Akan Berikan Kepastian bagi Dunia Usaha

Sambut Putusan MK soal Sengketa Pilpres, Kadin: Akan Berikan Kepastian bagi Dunia Usaha

Whats New
Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di CIMB Niaga hingga BCA

Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di CIMB Niaga hingga BCA

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com