Pameran Hannover Messe 2021 Dibuka, Indonesia Hadirkan 156 Ekshibitor

Kompas.com - 13/04/2021, 12:59 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Kanselir Jerman Angela Merkel meresmikan Hannover Messe 2021 Digital Edition secara virtual. Humas KemenperinPresiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Kanselir Jerman Angela Merkel meresmikan Hannover Messe 2021 Digital Edition secara virtual.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan Kanselir Jerman Angela Merkel meresmikan Hannover Messe 2021 Digital Edition secara virtual pada Senin (12/4/2021) malam.

Peresmian oleh kedua pemimpin negara itu menandai dimulainya pameran teknologi industri terbesar di dunia, yang telah berlangsung selama lebih dari 72 tahun.

Alhamdulillah kita baru saja menyaksikan Presiden Joko Widodo dan Kanselir Jerman Angela Merkel meresmikan pembukaan Hannover Messe 2021 Digital Edition. Artinya event bergengsi berskala internasional ini khususnya penting dan dahsyat,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam siaran resminya, dikutip Kompas.com, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: 23 Startup RI Bakal Tampil di Pameran Teknologi Jerman

Menperin menjelaskan, terpilihnya Indonesia sebagai official partner pada Hannover Messe 2021 Digital Edition membawa kebanggaan sekaligus momentum berharga bagi Indonesia.

Apalagi, Indonesia menjadi yang pertama di ASEAN yang berkesempatan menjadi negara mitra penyelenggaraan acara tersebut.

“Ini merupakan kepercayaan luar biasa yang diberikan kepada kami, yang patut kami banggakan. Negara lain juga ingin menjadi negara mitra di Hannover Messe,” jelas Agus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agus menambahkan, dengan menjadi negara mitra, Indonesia telah menunjukkan lompatan yang lebih besar dari para pesaingnya.

"Indonesia juga akan menjadi display khusus pada event Hannover Messe 2022 dan menjadi negara mitra kembali pada tahun 2023, mudah-mudahan akan diadakan pameran fisik saat pandemi berakhir," kata dia.

Baca juga: Produk Mamin Indonesia Raup Rp 173 Miliar dari Pameran di Jepang

Agus menyebutkan, Hannover Messe tahun ini akan diselenggarakan secara virtual pada 12-16 April 2021. Format digital baru menyesuaikan dengan kondisi saat ini sebagai akibat dari pandemi Covid-19.

“Saat terjadi pandemi yang mengubah gaya hidup, cara berinteraksi, hingga kegiatan ekonomi, keikutsertaan Indonesia pada Hannover Messe 2021 kali ini diselenggarakan secara digital sehingga bisa memberikan keleluasaan,” kata dia.

Perlu diketahui, Hannover Messe 2021: Edisi Digital diikuti oleh 1.800 peserta pameran yang menampilkan 7.000 produk.

Selain itu, akan ada 1.700 pameran dagang dan 700 siaran langsung oleh peserta pameran yang menghadirkan 1.150 pembicara.

Tahun ini, Indonesia akan menghadirkan 156 ekshibitor yang dikelompokkan ke dalam enam topik, di antaranya automation, motion, and drives, terdiri dari 15 ekshibitor, 56 ekshibitor ekosistem digital, 13 ekshibitor solusi energi, ekshibitor & solusi 20 ekshibitor, karya baru 38 peserta pameran, serta bisnis & pasar global yang terdiri dari 15 peserta pameran.

Baca juga: Hadiri Pameran Beli Kreatif Danau Toba, Luhut Ajak Pejabat Beli Produk Lokal

Kontributor terbesar berasal dari 65 perusahaan besar, 63 perusahaan rintisan, 14 BUMN, delapan kawasan industri, empat kementerian dan lembaga, dan dua asosiasi industri.

“Dari 156 peserta pameran, 93 di antaranya adalah pendaftar baru dan 63 peserta pameran telah mendaftarkan diri untuk mengikuti Hannover Messe 2020. Artinya, antusiasme para pelaku industri kita sangat besar untuk acara ini,” papar Agus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X