Kompas.com - 13/04/2021, 16:55 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (13/4/2021).

Berdasarkan data RTI, posisi indeks saham turun 0,36 persen atau 21,13 poin ke level 5.927,43.

Nilai total transaksi hari ini mencapai Rp 9.312 triliun dari 16,697 lembar saham yang diperjualbelikan.

Aksi jual oleh investor asing (net foreign sell) di seluruh pasar modal sebesar Rp 459,90 miliar. Adapun saham yang menguat sebanyak 175, melemah 313, dan 153 di posisi stagnan.

Di tengah pelemahan IHSG, terdapat empat sektor yang justru menguat. Sektor tersebut meliputi sektor agri naik 0,99 persen menjadi 1.444,57, industri dasar naik 0,04 persen menjadi 944,95, sektor aneka ragam industri naik 0,23 persen ke level 967,66, dan sektor infrastruktur naik 1,06 persen ke level 1.035,14.

Baca juga: Anggota Komisi IX DPR: Aneh Mudik Dilarang, tetapi Tempat Wisata Tetap Dibuka

Pada awal Ramadhan, Jakarta Islamic Index (JII) juga turut melemah atau turun 0,17 persen ke 587,91. Begitu pula dengan indeks LQ 45 yang turun 0,13 persen ke level 881,68. Sementara indeks KOMPAS100 juga turun 0,36 persen menjadi 1.126,78.

Adapun saham-saham LQ 45 masuk kategori top losers diantaranya PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) turun 6,75 persen menjadi Rp 2.900, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun 4,07 persen ke Rp 1.180. Berikutnya ada PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) turun 2,76 persen menjadi Rp 2.110 dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 2,02 persen menjadi Rp 4.370.

Sedangkan saham yang termasuk top gainers meliputi PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik 10,80 persen ke level Rp 2.360, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) naik 5,79 persen menjadi Rp 10.500, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik 5,13 persen ke level Rp 22.525.

Sedangkan nilai mata uang rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) di pasar spot kembali ditutup melemah. Melansir dari Bloomberg, dalam perdagangan Selasa sore ini, rupiah ditutup melemah 10 poin, atau 0,07 persen di level Rp 14.605 per dollar AS, dari penutupan sebelumnya di level Rp 14.595 per dollar AS.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) mencatat posisi kurs tengah rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) berada di posisi Rp 14.648 per dollar AS.

Baca juga: Lelang 7 Seri SUN, Pemerintah Serap Rp 24,2 Triliun

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Whats New
Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Whats New
Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Whats New
Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Spend Smart
Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Whats New
Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Whats New
Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Whats New
Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Whats New
Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Whats New
Ini Sanksi untuk Perusahaan Leasing yang Tarik Paksa Kendaraan Debitur

Ini Sanksi untuk Perusahaan Leasing yang Tarik Paksa Kendaraan Debitur

Whats New
KA Jarak Jauh Angkut 48.810 Penumpang Non-mudik Selama 9 Hari Larangan Mudik

KA Jarak Jauh Angkut 48.810 Penumpang Non-mudik Selama 9 Hari Larangan Mudik

Whats New
Mengenal KPR Syariah, Fitur, Syarat Pengajuan Serta Keuntungannya

Mengenal KPR Syariah, Fitur, Syarat Pengajuan Serta Keuntungannya

Whats New
Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika akibat Kasus Alat Tes Antigen Bekas

Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika akibat Kasus Alat Tes Antigen Bekas

Whats New
Masuk Jakarta Diperketat, Ini 11 Lokasi Tes Antigen Acak

Masuk Jakarta Diperketat, Ini 11 Lokasi Tes Antigen Acak

Whats New
Produksi Seragam, Perusahaan Ini Lirik Peluang Ekspor

Produksi Seragam, Perusahaan Ini Lirik Peluang Ekspor

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X