Kompas.com - 13/04/2021, 16:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (13/4/2021).

Berdasarkan data RTI, posisi indeks saham turun 0,36 persen atau 21,13 poin ke level 5.927,43.

Nilai total transaksi hari ini mencapai Rp 9.312 triliun dari 16,697 lembar saham yang diperjualbelikan.

Aksi jual oleh investor asing (net foreign sell) di seluruh pasar modal sebesar Rp 459,90 miliar. Adapun saham yang menguat sebanyak 175, melemah 313, dan 153 di posisi stagnan.

Di tengah pelemahan IHSG, terdapat empat sektor yang justru menguat. Sektor tersebut meliputi sektor agri naik 0,99 persen menjadi 1.444,57, industri dasar naik 0,04 persen menjadi 944,95, sektor aneka ragam industri naik 0,23 persen ke level 967,66, dan sektor infrastruktur naik 1,06 persen ke level 1.035,14.

Baca juga: Anggota Komisi IX DPR: Aneh Mudik Dilarang, tetapi Tempat Wisata Tetap Dibuka

Pada awal Ramadhan, Jakarta Islamic Index (JII) juga turut melemah atau turun 0,17 persen ke 587,91. Begitu pula dengan indeks LQ 45 yang turun 0,13 persen ke level 881,68. Sementara indeks KOMPAS100 juga turun 0,36 persen menjadi 1.126,78.

Adapun saham-saham LQ 45 masuk kategori top losers diantaranya PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) turun 6,75 persen menjadi Rp 2.900, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun 4,07 persen ke Rp 1.180. Berikutnya ada PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) turun 2,76 persen menjadi Rp 2.110 dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 2,02 persen menjadi Rp 4.370.

Sedangkan saham yang termasuk top gainers meliputi PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik 10,80 persen ke level Rp 2.360, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) naik 5,79 persen menjadi Rp 10.500, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik 5,13 persen ke level Rp 22.525.

Sedangkan nilai mata uang rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) di pasar spot kembali ditutup melemah. Melansir dari Bloomberg, dalam perdagangan Selasa sore ini, rupiah ditutup melemah 10 poin, atau 0,07 persen di level Rp 14.605 per dollar AS, dari penutupan sebelumnya di level Rp 14.595 per dollar AS.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) mencatat posisi kurs tengah rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) berada di posisi Rp 14.648 per dollar AS.

Baca juga: Lelang 7 Seri SUN, Pemerintah Serap Rp 24,2 Triliun

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia 2022 Versi Forbes

Ini Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia 2022 Versi Forbes

Whats New
Anggaran Subsidi Energi Ditambah, Erick Thohir: Negara Tidak Ingin Membebani Rakyat

Anggaran Subsidi Energi Ditambah, Erick Thohir: Negara Tidak Ingin Membebani Rakyat

Whats New
Sistem Pembayaran MLFF di Tol Diterapkan Penuh pada 2024

Sistem Pembayaran MLFF di Tol Diterapkan Penuh pada 2024

Whats New
Gen Z Makin Lirik Aset Kripto hingga Berani Investasi Gunakan Paylater

Gen Z Makin Lirik Aset Kripto hingga Berani Investasi Gunakan Paylater

Whats New
Menhub Ajak Swasta Manfaatkan Kendaraan Tanpa Awak

Menhub Ajak Swasta Manfaatkan Kendaraan Tanpa Awak

Whats New
Kembangkan Metaverse, Salim Group Gandeng WIR Bentuk Joint Venture

Kembangkan Metaverse, Salim Group Gandeng WIR Bentuk Joint Venture

Rilis
Simak Strategi Berinvestasi Aset Kripto Saat Market Bearish

Simak Strategi Berinvestasi Aset Kripto Saat Market Bearish

Whats New
Ini Saran Komisi IX DPR ke Pemerintah agar Nakes Honorer Dapat Beralih Status

Ini Saran Komisi IX DPR ke Pemerintah agar Nakes Honorer Dapat Beralih Status

Whats New
Dongkrak Pendapatan Negara, Defisit APBN Tahun Depan Ditekan di Bawah 3 Persen

Dongkrak Pendapatan Negara, Defisit APBN Tahun Depan Ditekan di Bawah 3 Persen

Whats New
Kebutuhan Kendaraan Kembali Meningkat, Bank Jago Kucurkan Pembiayaan ke Carsome

Kebutuhan Kendaraan Kembali Meningkat, Bank Jago Kucurkan Pembiayaan ke Carsome

Whats New
Apa Itu MLFF? Alat Bayar Tol Nirsentuh yang Bakal Gantikan e-Toll

Apa Itu MLFF? Alat Bayar Tol Nirsentuh yang Bakal Gantikan e-Toll

Whats New
Runtuhnya Kripto Tera Luna, CEO Zipmex: Investor Perlu Belajar dari Kegagalan

Runtuhnya Kripto Tera Luna, CEO Zipmex: Investor Perlu Belajar dari Kegagalan

Earn Smart
Kurangi Transaksi Tunai, Bank Mandiri Gandeng Bank Banten

Kurangi Transaksi Tunai, Bank Mandiri Gandeng Bank Banten

Whats New
BPJT Diminta Tunda Penerapan Sistem MLFF di Tol, Polri: Dasar Hukumnya Belum Ada

BPJT Diminta Tunda Penerapan Sistem MLFF di Tol, Polri: Dasar Hukumnya Belum Ada

Whats New
Mengenal Blockchain, Teknologi yang Dapat Dukung Perekonomian Nasional

Mengenal Blockchain, Teknologi yang Dapat Dukung Perekonomian Nasional

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.