Ciri-ciri Investasi Bodong, Iming-iming Bunga Besar hingga Bonus Rekrut Anggota Baru

Kompas.com - 14/04/2021, 07:10 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, praktik investasi ilegal semakin marak terjadi semenjak pandemi Covid-19 merebak.

Meskipun OJK telah menutup operasi ratusan investasi bodong sejak tahun lalu, namun praktik ini masih saja bermunculan sampai saat ini.

Setidaknya terdapat 3 alasan utama kenapa praktik investasi bodong masih marak terjadi, yaitu, rendahnya literasi masyarakat, kemajuan teknologi informasi, dan adanya kebiasaan buruk dari sekelompok masyarakat.

Baca juga: Tips Memilih Manajer Investasi agar Cuan dan Terhindar Investasi Bodong

Dari ketiga alasan tersebut, terdapat dua alasan yang justru berkaitan dengan debitur atau peminjam.

Oleh karenanya, untuk mencegah munculnya korban-korban, OJK membeberkan ciri-ciri yang dimiliki oleh praktik investasi ilegal.

“Secara umum kegiatan investasi ilegal karakteristiknya hampir sama,” kata Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Tirta Segara, dalam diskusi virtual, Selasa (13/4/2021).

Ciri utama yang dimiliki oleh praktik investasi bodong ialah, iming-iming bunga atau keuntungan yang tinggi dalam waktu singkat dan beresiko rendah.

Tirta menekankan, prinsip utama dari investasi ialah, sebuah imbal memiliki kaitan erat dengan risiko investasi.

“Kedua, menjanjikan bonus perekrutan anggota baru,” ujarnya.

Baca juga: Holding BUMN Ultra Mikro Dinilai Bisa Jadi Solusi Melawan Fintech Bodong

Terakhir, sebuah praktik investasi bodong kerap kali menggunakan foto atau image dari tokoh publik, yang mungkin dilakukan secara ilegal, agar menarik perhatian dari masyarakat.

Dengan kemajuan teknologi, hal ini semakin sering dilakukan oleh para oknum penyelenggara investasi ilegal.

“Jadi hat-hati, tidak semua investasi yang ada tokoh masyarakat ini di-endorse oleh tokoh yang bersangkutan,” ucapnya.

Baca juga: Simak 3 Tips untuk Menghindari Investasi Bodong



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ShopeePay Tebar Cashback hingga 90 Persen

ShopeePay Tebar Cashback hingga 90 Persen

Spend Smart
KKP Izinkan Kapal Ikan Eks Asing Beroperasi di Laut RI, Begini Ketentuannya

KKP Izinkan Kapal Ikan Eks Asing Beroperasi di Laut RI, Begini Ketentuannya

Whats New
Meski Bakal Diizinkan, KKP Tegaskan Belum Ada Satupun Izin Kapal Eks Asing Terbit

Meski Bakal Diizinkan, KKP Tegaskan Belum Ada Satupun Izin Kapal Eks Asing Terbit

Whats New
Suntikan Modal 300 Juta Dollar AS Telkomsel ke Gojak, Dongrak Kinerja TelkomGroup

Suntikan Modal 300 Juta Dollar AS Telkomsel ke Gojak, Dongrak Kinerja TelkomGroup

Rilis
Hingga Maret 2021, Penyaluran KUR di Sektor Kelautan dan Perikanan Sudah Separuh dari Target

Hingga Maret 2021, Penyaluran KUR di Sektor Kelautan dan Perikanan Sudah Separuh dari Target

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Tetap Bersyukur bila Bekerja Saat Lebaran

[KURASI KOMPASIANA] Tetap Bersyukur bila Bekerja Saat Lebaran

Rilis
Gibran Rakabuming Dukung Program Rumah Melati Gagasan Korem 074 Warastratama dan Shopee

Gibran Rakabuming Dukung Program Rumah Melati Gagasan Korem 074 Warastratama dan Shopee

Whats New
Lewat OCTO Mobile, CIMB Niaga Fasilitasi Nasabah bagi Angpau Lebaran

Lewat OCTO Mobile, CIMB Niaga Fasilitasi Nasabah bagi Angpau Lebaran

Rilis
Harganya Melesat 400 Persen Setahun, Begini Cara Menambang Ethereum

Harganya Melesat 400 Persen Setahun, Begini Cara Menambang Ethereum

Earn Smart
H-2 Lebaran, Harga Daging Ayam dan Daging Sapi Merangkak Naik

H-2 Lebaran, Harga Daging Ayam dan Daging Sapi Merangkak Naik

Whats New
4.002 Gardu Terdampak Badai Seroja Diperbaiki, PLN: Listrik di NTT Pulih 100 Persen

4.002 Gardu Terdampak Badai Seroja Diperbaiki, PLN: Listrik di NTT Pulih 100 Persen

Rilis
Antisipasi Kebutuhan Lebaran, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Persen

Antisipasi Kebutuhan Lebaran, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Persen

Whats New
Sebelum Pajaki Mata Uang Kripto, Pemerintah Diminta Perjelas Dulu Posisi Bitcoin Dkk

Sebelum Pajaki Mata Uang Kripto, Pemerintah Diminta Perjelas Dulu Posisi Bitcoin Dkk

Whats New
Penempatan PMI ke Taiwan Kembali Dibuka, Kemnaker Siapkan Pembaharuan SOP

Penempatan PMI ke Taiwan Kembali Dibuka, Kemnaker Siapkan Pembaharuan SOP

Rilis
'Ibaratnya, Buruh Dikasih Jalan Tanah yang Becek, tetapi TKA Diberi Karpet Merah...'

"Ibaratnya, Buruh Dikasih Jalan Tanah yang Becek, tetapi TKA Diberi Karpet Merah..."

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X