[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Membantu Anak Mempersiapkan Kembali ke Sekolah | Mengapa Ujian Bahasa Indonesia Jarang Mendapat 100?

Kompas.com - 14/04/2021, 11:03 WIB
Suasana siswa XII mengikuti ujian sekolah tatap muka di  SMAN 12 Bulukumba, Jl Poros Borongrappoa, Kampung Cina, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. KOMPAS.com/NURWAHIDAHSuasana siswa XII mengikuti ujian sekolah tatap muka di SMAN 12 Bulukumba, Jl Poros Borongrappoa, Kampung Cina, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Sehingga mereka tetap perlu diingatkan bahwa untuk perlindungan dirinya, sekolah mungkin tidak akan nampak sama.

Dan menggambarkan kemungkinan-kemungkinan akan ada peraturan-peraturan baru atau mungkin ada rutinitas ekstra yang harus mereka lakukan di sekolah turut perlu diberitahukan kepada anak. (Baca selengkapnya)

2. Mengapa Ujian Bahasa Indonesia Jarang Mendapat 100?

Mungkin kalau ditanya ujian sekolah apa yang paling sulit dikerjakan, jawabannya bisa matematika, fisika, atau kimia.

Tapi, sadarkah kita kalau bahasa Indonesia juga sama sulitnya dengan mata pelajaran itu?

Sayangnya, kita pun luput mempersiapkannya. Salah satu alasannya adalah karena bahasa Indonesia itu sendiri, bahasa yang digunakan sehari-hari.

Akibatnya, membuat kita mempelajarinya dengan sungguh-sungguh meski kita tahu materi ujian bahasa Indonesia lebih rumit daripada bahasa sehari-hari. (Baca selengkapnya)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

3. Mewujudkan "Reading Habit" pada Siswa, Apa Saja Kiatnya?

Meningkatkan minat baca pada siswa perlu dilakukan berbagai upaya. Perpustakaan yang lengkap dan nyaman pun dinilai tidak cukup.

Perlu sinergi antara sekolah, guru, dan kegiatan. Semisal, kalau guru ingin mendorong pada siswa suka membaca, maka ia harus berusaha menjadikan dirinya contoh yang baik dalam hal ini.

Ia tidak hanya bisa memberi contoh bagaimana membaca. Guru harus menjadi contoh.

Atau juga misalkan membuat beberapa kegiatan untuk merangsang minat baca siswa seperti lomba-lomba yang berkaitan dengan literasi.

Dengan lomba ini, sekolah mendorong para siswa lebih akrab lagi dengan buku. (Baca selengkapnya) (IBS)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.