Cara Mendapatkan Diskon Tarif Listrik 50 Persen April-Juni 2021

Kompas.com - 14/04/2021, 15:29 WIB
Ilustrasi listrik, tagihan listrik, penggunaan listrik ShutterstockIlustrasi listrik, tagihan listrik, penggunaan listrik
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah resmi memperpanjang subsidi listrik untuk golongan rumah tangga dan industri kecil dan menengah hingga Juni 2021. Namun, subsidi tak lagi diberikan secara gratis.

Pemerintah memotong subsidi menjadi 50 persen. Dengan kata lain, subsidi tetap diberikan namun pelanggan 450 VA hanya menerima diskon tarif listrik sebesar 50 persen dan pelanggan 900 VA menerima diskon sebesar 25 persen.

"Untuk periode kuartal II sudah ada keputusan dari pemerintah yang diterbitkan, di mana keputusan intinya seluruh pelanggan yang menerima stimulus di periode 2020 dan kuartal I, nilainya 50 persen diberikan di kuartal II," kata EVP ATS PT PLN (Persero) Tohari Hadiat dalam "Dialog Produktif Rabu Utama" secara virtual, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Sandiaga Uno Perluas Dana Hibah Pariwisata, Angin Segar untuk Biro Perjalanan

Tohari menuturkan, jumlah pelanggan penerima diskon listrik pada kuartal II-2021 ini tidak berubah, sama seperti di kuartal I dengan kisaran 30 juta pelanggan. Ada kemungkinan penerima bertambah jika terdapat pasang baru listrik yang termasuk dalam program subsidi.

Namun demikian, diskon tarif listrik tak bisa diklaim secara cuma-cuma lewat website resmi maupun WhatsApp PLN.

Pelanggan baru bisa mendapat subsidi listrik setelah membeli token. Untuk mengetahui besaran subsidi listrik yang diterima, pelanggan bisa memeriksa melalui aplikasi PLN, yakni PLN mobile.

"Kalau kuartal II caranya tinggal dilihat saja di rekeningnya, apakah ada potongan atau tidak. Download (PLN Mobile), nanti kelihatan dapat subsidi atau tidaknya. Seluruh pelanggan bisa lihat di situ," ujar Tohari.

Tohari juga menyebut, pengurangan diskon listrik membuat anggaran subsidi berkurang sebesar 50 persen. Dari yang semula Rp 4,6 triliun di kuartal I-2021, kini hanya sekitar Rp 2,3 triliun di kuartal II-2021.

Baca juga: Cara Pasang Listrik Baru via PLN Mobile: Cukup Klik, Petugas Datang

Lebih lanjut, perubahan atau penyesuaian diskon tarif listrik ini perlu sosialisasi kepada masyarakat, sehingga info pemotongan diskon bisa dipahami. PLN pun melakukan persiapan untuk penghitungan rekening yang harus disesuaikan dengan perubahan diskon.

"Tapi ini sudah dilakukan di bulan lalu, dan sudah bisa dijalankan. Sosialisasi bersama pemerintah sudah dilakukan dan kemudian kami meminta teman-teman unit untuk bersosialisasi dengan daerah," pungkasnya.

Sebagai informasi, diskon tarif listrik ini diberikan kepada pelanggan golongan rumah tangga daya 450 VA, bisnis kecil daya 450 VA, dan industri kecil daya 450 VA sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

Sementara itu, pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi mendapat diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

Lalu, diskon juga diberikan berbentuk pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

Baca juga: Diskon Listrik Pelanggan 220 VA hingga 1.300 VA ke Atas Resmi Diperpanjang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.