Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Franchise Kebab Turki Baba Rafi: Syarat, Fasilitas, hingga Modal Awalnya

Kompas.com - 14/04/2021, 16:38 WIB
Yoga Sukmana

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Bisnis franchise atau waralabamasih diminati banyak orang. Hal itu lantaran masih adanya potensi keuntungan meski di tengah pandemi Covid-19.

Salah satu bisnis waralaba yang sudah membuka banyak kios atau outlet yakni Kebab Turki Baba Rafi. Saat ini, Kebab Turki Baba Rafi memiliki lebih dari 1.300 outlet di seluruh Indonesia.

Bahkan, merek waralaba asal Indonesia ini juga memiliki 68 outlet di 9 negara lainnya yakni Malaysia, India, Filipina, Sri lanka, China, Singapura, Brunei, Belanda, dan Bangladesh.

Baca juga: BRI Pamit dari Aceh, Bagaimana Nasib Nasabah yang Mau Transaksi?

Bagi Anda yang berminat membuka franchise, Kebab Turki Baba Rafi memberikan kesempatan yang selebar-lebarnya.

Seperti dikutip Kompas.com dari website www.babarafi.com, Rabu (14/4/2021), Kebab Turki Baba Rafi memiliki beberapa pilihan outlet untuk Anda yang berminat membuka outlet waralaba tersebut.

Ada outlet Container Kebab, Container Kebab Kafe, Baba Rafi Premium, Black Booth, dan Black Kiosk. Biaya atau nilai investasi outlet-outlet tersebut memiliki perbedaan.

Meski begitu, Kebab Turki Baba Rafi juga menyampaikan gambaran pendapatan atau omzet setiap outlet. Perlu dicatat, jumlah pendapatan yang tertera hanya analisa rata-rata saja. Omzet sesungguhnya tergantung performa atau market dari masing-masing unit.

Baca juga: Presiden Jokowi Bebaskan Pajak Air Bersih, Ini Rinciannya

Berikut ini syarat hingga modal awal membuka franchise Kebab Turki Baba Rafi:

Syarat menjadi Franchisee

  • Perencanaan lokasi usaha dilakukan oleh tim survey dari franchisor
  • Menyukai jenis produk makanan kebab
  • Bersedia untuk bekerja keras dan berperan aktif dalam mengoperasikan bisnis Kebab Turki Baba Rafi
  • Berkomitmen untuk mematuhi standarisasi bisnis Kebab Turki Baba Rafi
  • Berkomitmen untuk mengembangkan brand/merk Kebab Turki Baba Rafi
  • Memahami keuntungan dan resiko bergabung dengan bisnis Kebab Turki Baba Rafi
  • Pernah mengunjungi gerai atau menjadi pelanggan Kebab Turki Baba Rafi
  • Memiliki dana investasi yang cukup

Baca juga: Modal Rp 4 Juta dan Gerobak, Kebab Baba Rafi Kini Tembus 10 Negara

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Indonesia Lebih Banyak Impor dari Israel Dibanding Iran, Bagaimana dengan Ekspor?

Indonesia Lebih Banyak Impor dari Israel Dibanding Iran, Bagaimana dengan Ekspor?

Whats New
Melemahnya Rupiah Bisa Bikin Harga Bawang Putih dan Kedelai Naik

Melemahnya Rupiah Bisa Bikin Harga Bawang Putih dan Kedelai Naik

Whats New
Mampukah IHSG Bangkit? Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Mampukah IHSG Bangkit? Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Sektor Teknologi Bangkit, Saham-saham di Wall Street Menghijau

Sektor Teknologi Bangkit, Saham-saham di Wall Street Menghijau

Whats New
Naik 35 Persen, Tol Trans Sumatera Dilintasi 2,1 Juta Kendaraan Selama Libur Lebaran

Naik 35 Persen, Tol Trans Sumatera Dilintasi 2,1 Juta Kendaraan Selama Libur Lebaran

Whats New
KAI Layani 4,39 Juta Penumpang Selama Lebaran 2024, Lebih Sedikit dari Perkiraan Kemenhub?

KAI Layani 4,39 Juta Penumpang Selama Lebaran 2024, Lebih Sedikit dari Perkiraan Kemenhub?

Whats New
[POPULER MONEY] Harga Bitcoin Pasca Halving | Lowongan Kerja untuk Lansia

[POPULER MONEY] Harga Bitcoin Pasca Halving | Lowongan Kerja untuk Lansia

Whats New
BLT Rp 600.000 Tak Kunjung Cair, Menko Airlangga: Tidak Ada Kendala, Tunggu Saja...

BLT Rp 600.000 Tak Kunjung Cair, Menko Airlangga: Tidak Ada Kendala, Tunggu Saja...

Whats New
AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

Whats New
Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Whats New
Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Whats New
Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Whats New
Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Whats New
Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Whats New
Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com