Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[KURASI KOMPASIANA] Membuat Lansia Tetap Aktif, Bagaimana Caranya?

Kompas.com - 15/04/2021, 07:07 WIB
Harry Rhamdhani

Penulis

KOMPASIANA---Baik itu keluarga maupun orang-orang di sekitar kita sesungguhnya memiliki peran penting dalam kehidupan kaum lanjut usia.

Harapannya tentu agar kehidupan kaum lanjut usia ini bisa lebih semangat, sehat, bahagia, atau aktif hingga produktif.

Oleh karena itu peran kita kepada kaum lanjut usia supaya terus memberi perhatian, dorongan, serta kasih sayang supaya mereka tidak merasa tersisihkan secara sosial.

Namun, pertanyaannya kemudian adalah bagaimana kita bisa memfasilitasi semua itu? Pendekatan seperti apa yang tepat?

1. Stimulasi Keterampilan dan Kemampuan Lansia

Menurut Kompasianer Junio Richson, kaum lansia ini sosok pribadi yang memiliki peranan penting terhadap pertumbuhan kualitas pada keluarga baru.

Karena para lansia ini memiliki sejarah panjang yang menceritakan tentang perjuangannya terhadap keluarga baru maupun masyarakat umum.

Namun, sayangnya masih banyak kelurga yang menganggap keberadaan lansia merepotkan. Bahkan tidak sedikit yang mengabaikannya.

"Umur yang semakin bertambah membuat tubuh harus mengalami perubahan yang menyangkut pendidikan kehidupan psikologis lanjut usia, seperti perasaan tersisih, tidak dibutuhkan," tulis Kompasianer Junio Richson.

Akan tetapi, dengan stimulasi yang diberikan kepada kaum lansia dapat membuat mereka tetap aktif dan memiliki keterampilan dan kemampuan dalam segala aktivitas kehidupannya. (Baca selengkapnya)

2. Rahasia Sehat dan Bugar di Usia Senja

Meningkatnya usia harapan hidup lansia ini menandakan bahwa status kesehatan pada kelompok usia lansia juga meningkat.

Oleh karena itu, tulis Kompasianer Alvi Yatun, guna mendukung hidup sehat dan bugar di usia senja, beberapa program kesehatan pun diterapkan.

Tentu saja untuk menjaga kesehatan kelompok usia lansia di fasilitas kesehatan baik ditingkat primer maupun sekunder.

"Usia semakin bertambah, tanpa disadari beberapa perubahan terjadi pada tubuh. Apa saja perubahan itu? Perubahan itu bisa terjadi pada fisik maupun mental atau psikis," lanjutnya.

Maka, perubahan fisik ditenggarai dengan menurunnya kesehatan atau munculnya beberapa keluhan kesehatan, mulai dari keluhan ringan, sedang, hingga keluhan berat. (Baca selengkapnya)

3. Eyang Ingin Punya Akun Instagram

Kompasianer Vita Astuti menceritakan tentang Ibunya yang kini berusia 81 tahun yang ingin memiliki media sosial: Instagram.

"Bapak kami meninggal karena sakit 20 tahun yang lalu. Waktu itu tepat ibu mendapatkan haknya sebagai guru untuk pensiun," tulis Kompasianer Vita Astuti.

Akan tetapi apakah saat itu hingga kini Ibu dari Kompasianer Vita Astuti merasa kesepian?

Ternyata kegiatannya beragam, dari masih aktif mengikuti arisan hingga memelihara tanaman hias.

Akan tetapi ada yang unik, yaitu saat Ibunya minta dibuatkan akun Instagram untuk memberi renungan rohani. (Baca selengkapnya

***

Silakan baca konten menarik lainnya pada Topik Pilihan Kompasiana: Lansia Tetap Aktif.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com