BRI Pamit dari Aceh, Ini Prospek Saham BBRI dan BRIS

Kompas.com - 15/04/2021, 16:02 WIB
Ilustrasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. SHUTTERSTOCK/NandotIlustrasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan menyetop seluruh operasionalnya di Provinsi Aceh dan mengalihkan semua portofolio dan layanannya kepada Bank Syariah Indonesia (BSI).

Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, meski BRI pamit dari Aceh, saham bank pelat merah dengan kode emiten BBRI tersebut masih berpotensi menarik untuk dilirik investor. Begitu pula dengan BRI Syariah (BRIS).

"Prospek BBRI dan BRIS kalau pandangan saya masih cukup prospektif," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (15/4/2021).

Sedangkan, menurut Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama secara teknikal, saham BBRI cenderung mencari pola harga baru (sideways).

"Kalau mengenai tren jangka pendek saya lebih cenderung sideways," ujarnya.

Baca juga: Mengenal Hukum Lembaga Keuangan Syariah yang Buat BRI Pamit dari Aceh

Ia juga merekomendasikan saham BBRI untuk akumulasi di level 4.200-4.290, dengan target harga bertahap mulai 4.480, 4.760, 6.050, dan 7.030.

"Untuk saat ini, BRIS masih belum dapat rekomendasi dari saya," ujarnya.

Mengutip dari RTI, pergerakan indeks saham BBRI pada pukul 14.38 WIB, cenderung melemah atau turun 0,46 persen ke level Rp 4.330. Sementara, saham BRIS juga berada di teritori negatif, di level Rp 2.300, atau turun 1,29 persen.

BRI memutuskan untuk menutup 11 kantor cabang dan kantor wilayahnya di Aceh. Dilansir dari Antara, Pemimpin Wilayah Bank BRI Provinsi Aceh Wawan Ruswanto mengatakan, BRI telah menerima Izin Prinsip Penutupan, tetapi masih menunggu Izin Pelaksanaan Penutupan dari OJK Jakarta.

Menurut Wawan, proses pengalihan telah berlangsung sejak bulan Juli 2019 dan berakhir pada bulan Desember 2020. Dia menyebutkan, hampir seluruh portofolio pinjaman dan simpanan telah dialihkan. Terdiri dari sekitar 92 persen portfolio pinjaman dan 85 persen portofolio simpanan telah dibuku di Bank BRIsyariah.

Menurut dia, masih terdapat portofolio pinjaman yang tidak dialihkan, antara lain Non Performing Loan dan Hapus Buku dengan jumlahnya sekitar 8 persen dari total pinjaman. Wawan menyebutkan, seluruh Kantor dan E-channel Bank BRI telah dialihkan kepada BSI, yaitu 11 Kantor Cabang, 15 Kantor Cabang Pembantu dan 94 BRI Unit.

Baca juga: BRI Pamit dari Aceh, Bagaimana Nasib Nasabah yang Mau Transaksi?

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menaker Ida Nyatakan Posko THR 2021 Catat 1.860 Laporan

Menaker Ida Nyatakan Posko THR 2021 Catat 1.860 Laporan

Rilis
IHSG Diproyeksi Masih Menguat, Berikut Saham yang Perlu Dicermati

IHSG Diproyeksi Masih Menguat, Berikut Saham yang Perlu Dicermati

Earn Smart
Mau Beli Rumah? Ini Daftar Harga Rumah Subsidi 2021

Mau Beli Rumah? Ini Daftar Harga Rumah Subsidi 2021

Whats New
China Resmi Larang Perdagangan Mata Uang Kripto

China Resmi Larang Perdagangan Mata Uang Kripto

Whats New
Setelah Lebaran, Harga Daging Ayam Justru Naik di Beberapa Provinsi

Setelah Lebaran, Harga Daging Ayam Justru Naik di Beberapa Provinsi

Whats New
OJK Diminta Pidanakan Fintech yang Teror Guru TK di Malang

OJK Diminta Pidanakan Fintech yang Teror Guru TK di Malang

Whats New
BEI Kantongi 25 Calon Emiten, Termasuk GoTo?

BEI Kantongi 25 Calon Emiten, Termasuk GoTo?

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Tip Memilh Buku Bacaan yang Tepat untuk Anak hingga Cerita Silat Kho Ping Hoo, Sarana Belajar dan Bikin Kecanduan

[KURASI KOMPASIANA] Tip Memilh Buku Bacaan yang Tepat untuk Anak hingga Cerita Silat Kho Ping Hoo, Sarana Belajar dan Bikin Kecanduan

Rilis
Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Catat 301.000 Kendaraan Kembali ke Jabodetabek

Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Catat 301.000 Kendaraan Kembali ke Jabodetabek

Whats New
Kemenaker Baru Tindaklanjuti 444 Pengaduan terkait Pembayaran THR

Kemenaker Baru Tindaklanjuti 444 Pengaduan terkait Pembayaran THR

Whats New
3 Alasan Milenial Perlu Punya Asuransi

3 Alasan Milenial Perlu Punya Asuransi

Spend Smart
Jangan Lupa, Ini Persyaratan agar Simpanan Bank Dijamin LPS

Jangan Lupa, Ini Persyaratan agar Simpanan Bank Dijamin LPS

Whats New
[TREN LYFE KOMPASIANA] Ingin Menikah Muda, Paling Tidak Persiapkan 3 Hal Ini | Mengatasi Tiga Masalah dalam Krisis Usia 25 Tahun | 'Mindfulness' dan Kesediaan Kita Melambat dalam Hening

[TREN LYFE KOMPASIANA] Ingin Menikah Muda, Paling Tidak Persiapkan 3 Hal Ini | Mengatasi Tiga Masalah dalam Krisis Usia 25 Tahun | "Mindfulness" dan Kesediaan Kita Melambat dalam Hening

Rilis
Sandiaga Uno Setuju Tempat Wisata Ditutup jika Tak Patuh Protokol Kesehatan

Sandiaga Uno Setuju Tempat Wisata Ditutup jika Tak Patuh Protokol Kesehatan

Whats New
Sekali Lagi tentang National Space Agency

Sekali Lagi tentang National Space Agency

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X