Sandiaga Uno Targetkan Bali Bisa Dikunjungi Wisman Pada Tahun Ini

Kompas.com - 16/04/2021, 19:30 WIB
Manparekraf Sandiaga Uno jajal mobil listrik mungil Toyota di Bali Kemenparekraf Manparekraf Sandiaga Uno jajal mobil listrik mungil Toyota di Bali

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menargetkan di tengah tahun 2021, wisatawan mancanegara (Wisman) bisa kembali berwisata ke Bali. Hal ini mengingat vaksinasi yang dilakukan di Bali sudah mencapai 70 persen.

“Ini menjadi pendekatan kita untuk kesiapan menyambut wisman seandainya semua rencana-rencana kita terealisasikan, maka di paruh kedua tahun ini siap menyambut wisatawan mancanegara,” kata Sandiaga melalui Instagram, Jumat (16/4/2021).

Sandiaga mengatakan, dengan vaksinasi yang sudah rampung lebih dari 70 persen, pembukaan pariwisata di Bali diharapkan menjadi game changer untuk memulihkan sektor pariwisata.

Baca juga: Sandiaga Cari Cara Agar Potensi Dana Wisatawan Domestik Rp 150 Triliun Tak Kabur ke Luar Negeri

"Tadi saya baru bicara dengan Presiden Joko Widodo, jika kita bisa mengumumkan ke seluruh dunia bahwa Bali telah divaksinasi 70 persen ke atas, ini bisa menjadi game changer," jelas dia.

Sandiaga mengatakan, progres pemberian vaksinasi ini tentunya memberikan semangat baru untuk para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali, karena tentunya akan memperluas lapangan kerja di kawasan tersebut.

Menurut Sandiaga, dengan mengumumkan ke dunia terkait vaksinasi, diharapkan memberikan keyakinan akan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di sisi lain, pengembangan pariwisata tidak terlepas dari pembangunan infrastruktur yang memadai. Sandiaga memahami, pembangunan infrastruktur berkelanjutan butuh pendanaan, baik dari pemerintah, swasta, ataupun kemitraan.

Baca juga: Bandara YIA Diyakini Bisa Ikut Tarik Wisatawan Datang ke Yogyakarta

Pemulihan sektor pariwisata diharapkan mampu mendorong investor dalam negeri dan investor asing berpartisipasi dalam membangun infrastruktur berkelanjutan.

"Kita tau memang pembanguan infrastruktur itu perlu pendanaan. Kalau kita bicara suistainability, ini sekarang banyak ketertarikan berinvstsi di sektor yang disebut green economic, dan ini kita terus dorong di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.