Dua Kandidat Utama Pengelola TMII, Taman Wisata Candi yang Terkuat

Kompas.com - 17/04/2021, 19:01 WIB
Pekerja memasang pelang bertuliskan TMII dalam penguasaan dan pengelolaan Kemensetneg di depan gerbang TMII, Jakarta, Rabu (7/4/2021). Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc. ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHAPekerja memasang pelang bertuliskan TMII dalam penguasaan dan pengelolaan Kemensetneg di depan gerbang TMII, Jakarta, Rabu (7/4/2021). Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah sudah menunjuk kandidat utama pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) usai diambilalih dari Yayasan Harapan Kita.

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) akan bekerja sama dengan Badan Pengelola tersebut untuk mengurus TMII. Badan pengelola merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang pariwisata.

Direktur Barang Milik Negara (BMN) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu Encep Sudarwan mengatakan, setidaknya ada dua BUMN yang menjadi kandidat kuat, yakni Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan PT Taman Wisata Candi (TWC).

Baca juga: Selain TMII, Ini Aset Keluarga Cendana yang Disita Negara

"Nanti saya belum terima proposal resminya dari Setneg. Tapi setidak setidaknya antara itu," kata Encep dalam konferensi video, Jumat (16/4/2021).

Encep menuturkan, Taman Wisata Candi menjadi kandidat paling kuat dan kemungkinan terpilih.

Terkait mekanisme pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN), pihaknya masih membahas melalui sewa, Kerja Sama Pemanfaatan (KSP), atau lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Apakah BUMN ITDC atau TWC kah? Nanti akan dilihat, tapi kemungkinan TWC," kata Encep.

Encep menuturkan, Kemensetneg mengambil jalan kerja sama karena kementerian tersebut bukan ahlinya di bidang pariwisata.

Baca juga: Ambil Alih TMII, Pemerintah Rogoh Kocek Buat Asuransi

Untuk mengelola tempat rekreasi tersebut dibutuhkan pihak-pihak yang mengerti betul pengelolaan TMII.

"Setneg bukan ahlinya di bidang pariwisata mengelola TMII, dan nanti Setneg akan lakukan kerjasama rencananya dengan BUMN," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.