[KURASI KOMPASIANA] Baik dan Buruk Overthinking, Bagaimana Memilih dan Memilahnya?

Kompas.com - 19/04/2021, 15:15 WIB
Ilustrasi Didie SW/KompasIlustrasi

KOMPASIANA---Merasa sering meresa memikirkan sesuatu secara berlebihan atau overthinking?

Overthinking juga bisa seperti sebuah kegiatan yang biasanya membuat diri menjadi merasa serba salah kepada dan/atau terhadap oranglain.

Ketika perasaan itu hadir rasanya sungguh tidak mengenakan, bukan?

Walau banyak kesan negatif yang didapatkan, tetapi overthinking itu bisa jadi suatu hal yang positif asal kita bisa mengelolanya dengan baik.

1. Overthinking Dapat Melahirkan Karya

Seorang pemikir itu, tulis Kompasianer Zairiyah Kaoy, terkadang merasa tersiksa terhadap pikirannya sendiri, apalagi bila belum menemukan solusi.

Barangkali tidak banyak yang menyadari, kalau kita ini berpikir dan memproses pikiran sesuai dengan watak dan kecerdasan secara intelektual maupun emosional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena itu, tidak jarang berdampak pada cara seseorang itu jadi berpikir secara berlebihan --cenderung cepat lelah.

Namun, bisakah kita mengarahkan pikiran agar menjadi sebuah karya?

"Seorang melankonlik ini orang yang sangat akurat, semua terdata pada otaknya sehingga akan selalu mengingat hal yang sekecil apapun dipikirannya," tulis Kompasianer Zairiyah Kaoy, mencontokan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.