[KURASI KOMPASIANA] Melihat Tantangan yang Dialami Perempuan Berkarier

Kompas.com - 20/04/2021, 07:07 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

KOMPASIANA---Pernah membayangkan bagaimana seorang perempuan membagi peran sebagai wanita karier, istri, dan ibu?

Tidak mudah, memang, tapi tidak banyak juga perempuan yang bisa berkesempatan berkarier dari apa yang dia inginkan.

Meski saat ini begitu banyak profesi yang bisa dilakoni oleh perempuan tentu harapannya berbanding lurus dengan keterbukaan peluang untuk dirinya berkarya di ruang publik.

Pasalnya jika perempuan memiliki profesi yang diimpikannya itu, maka perempuan dapat memiliki akses terhadap sumber ekonomi.

Adakah tantangan maupun kendala yang perempuan dapatkan ketika memutuskan ingin berkarier?

1. Alasan Perempuan di Desa Memilih Tandur sebagai Profesi

Kompasianer Sri Rohmatiah pernah mengalami culture shock ketika kini kembali ke Desa, setelah lama tidak tinggal di sana.

Setelah menikah, saya harus tinggal di desa untuk selamanya. Ada banyak pemandangan baru yang begitu terkesan," tulisnya.

Ada anak-anak pergi ke sekolah dengan naik sepeda, lalu lanjutnya, masih pagi buta para ibu pergi ke sawah.

Setiap penduduk di desa memiliki tugas komunal tertentu. Ada yang mengajar, mengurus toko sayur, kelontong, berdagang, tetapi mayoritas mengurus sawah.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X