Kabar Gembira bagi UMKM Eksportir Pemula, Garuda Bakal Diskon 50 Persen Tarif Kargo

Kompas.com - 20/04/2021, 16:41 WIB
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra berdiri di dekat pesawat Garuda Indonesia Boeing 373-800 NG dengan desain masker di bagian depan pesawat, saat diparkir di lapangan udara di Tangerang, Banten, Senin (12/10/2020). Pemasangan ''masker'' di pesawat tersebut digelar untuk mendukung kampanye Gerakan 'Ayo Pakai Masker' dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19. AFP/ADEK BERRYDirektur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra berdiri di dekat pesawat Garuda Indonesia Boeing 373-800 NG dengan desain masker di bagian depan pesawat, saat diparkir di lapangan udara di Tangerang, Banten, Senin (12/10/2020). Pemasangan ''masker'' di pesawat tersebut digelar untuk mendukung kampanye Gerakan 'Ayo Pakai Masker' dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai Garuda Indonesia bakal memberikan diskon kargo 50 persen bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang baru mengembangkan bisnis dan berencana ekspor ke luar negeri.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, rencana itu merupakan hasil pertemuannya dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki beberapa waktu lalu.

Muatan kargo untuk UMKM ini disebut UMKM bag, sama halnya seperti diplomatic bag dalam dunia hubungan internasional. Adapun saat ini, pihak kementerian dan garuda masih menggodok mekanisme pengiriman barang.

Baca juga: Garuda Buka Rental Simulator Pesawat, Berapa Tarifnya?

"Pokoknya di jalur penerbangan seperti Belanda, Jeddah, Hong Kong, Taiwan, China, maupun Australia gini deh, saya kasih UMKM bag 1 ton tiap penerbangan. Berurusan dengan UMKM, barang yang ada di situ (UMKM bag 1 ton) saya diskon 50 persen," kata Irfan dalam "Konferensi 500.000 UMKM Baru" secara daring, Selasa (20/4/2021).

Irfan menyebut, Garuda memberi kepercayaan kepada Kemenkop UKM untuk mengatur mekanisme diskon, entah berupa subsidi tarif atau mekanisme lainnya.

Nantinya barang-barang UMKM yang dikirim melalui kargo Garuda Indonesia ditentukan terlebih dahulu oleh kementerian. Untuk tahap awal, Kemenkop akan mencoba 1-2 rute terlebih dahulu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya percayakan kementerian menjalankan itu. Pak Teten (Menkop UKM) mengatakan untuk membayar subsidi. Saya sampaikan komitmen kami tiap 1 ton yang dipilih dan ditentukan sendiri oleh kemenkop, dan diskon 50 persen," ungkap Irfan.

Kendati kata Irfan, semua masih dalam tahap pembahasan. Dengan kata lain, UMKM harus sabar menunggu keputusan tersebut, mengingat segala implementasi butuh waktu.

Nantinya ketika UMKM berhasil dan menjadi usaha besar, harga kargo Garuda untuk UMKM tersebut akan kembali normal.

"Suatu saat kalau sudah punya pabrik, kalau (kargo) lewat Garuda bayarnya normal. Tapi kalau sekarang kan banyak dari teman-teman UMKM yang baru mau mulai dan ngirimnya mungkin enggak ton, tapi kiloan. Kalau isi (karg pesawat 25 ton tentu (eksportir) pemula menciut. Untuk itu kami bertemu dengan Pak Teten," pungkas Irfan.

Baca juga: Garuda Indonesia Larang Pesawat Kargo Angkut Merek Ponsel yang Terbakar di Bandara Hong Kong

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.