Pemerintah Siapkan 5 Prioritas Program Energi Terbarukan Hingga 2024

Kompas.com - 20/04/2021, 18:48 WIB
Ilustrasi panel surya. SHUTTERSTOCK/FOXBATIlustrasi panel surya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah telah menyiapkan lima program untuk meningkatkan bauran energi baru dan terbarukan.

Kelima program EBT ini masuk ke dalam Prioritas Riset Nasional 2020-2024 yang berada di bawah Kemenristek/BRIN.

Pertama, penggunaan bahan bakar nabati yang berasal dari kelapa sawit sebagai BBM. Targetnya menghasilkan bensin, diesel, maupun avtur 100 persen dari bahan baku kelapa sawit, sehingga bisa mengurangi impor BBM.

Baca juga: Ahok: EBT Menjadi Masa Depan Bisnis Pertamina

"Saat ini dikembangkan dengan menggunakan katalis dari ITB, sudah uji coba di kilang minyak Pertamina dan harapannya kita bisa masuk skala produksi," ujar Bambang dalam konferensi pers usai Rapat Paripurna Dewan Energi Nasional pada YouTube Sekretariat Negara, Selasa (20/4/2021).

Kedua, mendorong pemanfaatan biogas untuk penyediaan listrik di tempat-tempat terpencil. Saat ini biogas sudah banyak dipakai di perkebunan kelapa sawit sehingga diharapkan pemakaiannya semakin meluas.

Ketiga, pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) dalam skala kecil. Bambang bilang, Indonesia merupakan salah satu negara yang punya kekayaan alam kandungan panas bumi, namun pemanfaatannya belum optimal.

Menurut dia, hal itu dikarenakan selama ini skala pembangunan PLTP terlalu besar sehingga memakan biaya investasi yang mahal. Kondisi ini membuat tak banyak investor yang berminat.

Baca juga: Meleset dari Target, Realisasi Bauran EBT 2020 Hanya 11,5 Persen

"Karena itu kita kembangkan PLTP skala kecil yang mudah-mudahan bisa dikembangkan di berbagai daerah kandungan panas bumi, sehingga listrik yang dihasilkan bisa bermanfaat bagi daerah sekitarnya," jelas Bambang.

Keempat, pengembangan baterai listrik lithium. Ada dua yang akan dihasilkan yaitu fast charging dan bettery swap technology untuk kendaraan listrik, yang saat ini pemerintah sudah menjajaki kerja sama dengan berbagai perusahaan untuk pengembangannya.

Kelima, pengembangan teknologi nuklir. Ia mengatakan, saat ekonomi Indonesia terus tumbuh maka perlu diikuti pula dengan energi listrik yang memadai.

"Karenanya kesiapan tenaga nuklir harus terus dijaga terutama sisi keselamatan maupun lokasi yang menjaga keselamatan teknologi nuklir tersebut," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menhub: Industri Penerbangan Indonesia Akan Kembali Bangkit dalam Waktu Dekat

Menhub: Industri Penerbangan Indonesia Akan Kembali Bangkit dalam Waktu Dekat

Whats New
Belajar dari Terra Luna, Investor Jangan Terlalu Bergantung kepada Kripto

Belajar dari Terra Luna, Investor Jangan Terlalu Bergantung kepada Kripto

Earn Smart
Ini Strategi Kemenperin untuk Mempercepat Implementasi Industri Hijau

Ini Strategi Kemenperin untuk Mempercepat Implementasi Industri Hijau

Whats New
Kemenhub Catat 2,15 Juta Pemudik Keluar dari Jabodetabek, Peningkatan Terbesar ke Arah Merak

Kemenhub Catat 2,15 Juta Pemudik Keluar dari Jabodetabek, Peningkatan Terbesar ke Arah Merak

Whats New
Soal WFA, Perusahaan E-commerce Ini Justru Sudah Menerapkannya Sejak Awal 2022

Soal WFA, Perusahaan E-commerce Ini Justru Sudah Menerapkannya Sejak Awal 2022

Whats New
IHSG Anjlok Pekan Lalu, Bagaimana Dampaknya ke Kinerja Reksa Dana?

IHSG Anjlok Pekan Lalu, Bagaimana Dampaknya ke Kinerja Reksa Dana?

Whats New
Menag Bantah Dana Haji Dimanfaatkan untuk Pembangunan IKN

Menag Bantah Dana Haji Dimanfaatkan untuk Pembangunan IKN

Whats New
Soal Investasi Kripto, Sandiaga Uno: Jangan Tergiur Keuntungan Saja, Bisa Jadi Ambyar

Soal Investasi Kripto, Sandiaga Uno: Jangan Tergiur Keuntungan Saja, Bisa Jadi Ambyar

Whats New
Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan di Tol Mojokerto

Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan di Tol Mojokerto

Whats New
Stafsus Bantah Erick Thohir Kampanye Saat Turun ke Lapangan

Stafsus Bantah Erick Thohir Kampanye Saat Turun ke Lapangan

Whats New
Lion Parcel Ungkap Tantangan Industri Logistik Selama Pandemi Covid-19

Lion Parcel Ungkap Tantangan Industri Logistik Selama Pandemi Covid-19

Whats New
Cara Buka Rekening Mandiri Online lewat HP Tanpa ke Bank

Cara Buka Rekening Mandiri Online lewat HP Tanpa ke Bank

Whats New
Rusia-Ukraina Berperang, BPS: Konflik Merugikan Kita...

Rusia-Ukraina Berperang, BPS: Konflik Merugikan Kita...

Whats New
Wilmar Bantah PT Citra Riau yang Hentikan Pembelian TBS Bagian Perusahaannya

Wilmar Bantah PT Citra Riau yang Hentikan Pembelian TBS Bagian Perusahaannya

Whats New
Siap Adopsi Metaverse, JakLingko Gandeng WIR Group

Siap Adopsi Metaverse, JakLingko Gandeng WIR Group

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.