Bogasari Ditunjuk Jadi Industri Percontohan Kawasan Tangguh Jaya

Kompas.com - 20/04/2021, 19:05 WIB
caption foto: Direktur Indofood Franciscus Welirang mendampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Fadil Imran meninjau pabrik Bogasari di Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebagai industri pertama percontohan   Kawasan Tangguh Jaya di wilayah Polda Metro Jaya, Selasa (20/4/2021). Bogasaricaption foto: Direktur Indofood Franciscus Welirang mendampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Fadil Imran meninjau pabrik Bogasari di Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebagai industri pertama percontohan Kawasan Tangguh Jaya di wilayah Polda Metro Jaya, Selasa (20/4/2021).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari resmi ditetapkan sebagai percontohan pertama Kawasan Tangguh Jaya.

Penetapan tersebut dilakukan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Fadil Imran setelah dilakukan penilaian dan survei lapangan.

Selain itu, Bogasari juga ditunjuk sebagai objek vital nasional (Obvitnas) karena memasok hampir 50 persen kebutuhan tepung terigu nasional.

“Jadi selama Pandemi, bukan hanya aspek ketahanan di sektor kesehatan, tapi juga ketahanan di sektor pangan. Inilah yang menjadi peran dan tanggung jawab Bogasari,” ucap Direktur Indofood Franciscus Welirang melalui siaran pers, Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Pria yang kerap disapa Franky itu menyambut baik dan antusias penetapan Bogasari sebagai percontohan pertama Kawasan Tangguh Jaya. Hal tersebut dinilai apresiasi atas seluruh kebijakan protokol kesehatan (Prokes) yang dijalankan Bogasari selama ini.

Baca juga: Pasar Mitra Tani Berikan Gratis Ongkir untuk Masyarakat

Bahkan kata dia, Bogasari sudah menjalankan protokol pencegahan pandemi Covid-19 sejak akhir Januari 2020 sebelum pemerintah mengumumkan secara resmi adanya temuan kasus terpapar Covid-19 di bulan Maret 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bogasari menjalankan Prokes diawali dari seluruh aktivitas di dermaga Bogasari sesuai arahan dan keputusan dari Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok tanggal 28 Januari 2020. Semua kru kapal dan anak buah kapal harus mengikuti prokes,” kata Franky.

Penetapan protokol kesehatan di Bogasari mensyaratkan berbagai ketersediaan sarana dan prasarana, mulai dari chamber atau ruangan penyemprotan antiseptik, tempat mencuci tangan, penyemprotan seluruh area pabrik dan ruangan secara berkala, alat pemeriksa suhu dan masih banyak lagi.

Selain itu ada juga penyediaan sistem absensi karyawan dengan menggunakan metode face recognize, sehingga tidak ada sentuhan saat absensi. Karyawan juga mengisi google form self assessment risk, baik setelah libur mingguan, work from home (WFH) dan cuti.

Franky menambahkan, Guna menghindari antrian dan kerumunan, Bogasari sudah menetapkan prosedur e-booking untuk pengambilan tepung terigu di gudang Bogasari, sehingga jumlah armada truk dan sopir yang masuk area pabrik Bogasari jumlahnya dibatasi dan lebih terkontrol.

Baca juga: Waskita Karya Incar Pendanaan Rp 15,3 Triliun untuk Rampungkan Berbagai proyek



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.