Kompas.com - 20/04/2021, 19:38 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga aset kripto atau cryptocurrency Dogecoin terus mengalami penguatan sejak beberapa pekan terakhir.

Platform jual beli aset kripto Indodax mencatat, selama sepekan terakhir Dogecoin telah menguat lebih dari 600 persen.

CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan, pada tanggal 12 dan 13 April 2021, Dogecoin masih berada di kisaran Rp 1.000 per keping.

Namun, setelah satu pekan aset kripto yang semula dibuat sebagai lelucon itu terus menguat, dan mencapai harga tertingginya sepanjang sejarah Rp 6.850 pada Senin (19/4/2021).

Namun, Oscar mengingatkan kepada investor untuk berhati-hati terhadap pergerakan Dogecoin.

Baca juga: Selain Suku Bunga Rendah, Ini Jurus BI Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Menurutnya, Dogecoin masih belum memiliki fundamental yang kuat seperti aset kripto raksasa Bitcoin atau Ethereum.

"Sejauh ini, Dogecoin belum memiliki fundamental yang kuat seperti seperti Bitcoin dan Ethereum. Dan pendapat analis menyatakan bahwa Dogecoin bisa mengalami koreksi yang relatif lebih dalam dan lebih cepat dari dua raja aset kripto itu," tuturnya dalam keterangan tertulis, Selasa (20/4/2021).

Lebih lanjut Oscar mengutip pernyataan analis keuangan senior dari FxPro Alex Kuptsikevich yang menyatakan, aksi jual altcoin seperti Dogecoin akan terjadi lebih cepat dan sengit dibandingkan kripto utama seperti Bitcoin dan Ethereum.

"Memang saat ini, Bitcoin dan Ethereum sedang turun, sedangkan Dogecoin sedang meningkat," katanya.

Menurutnya, aset kripto dengan kode DOGE itu sedang ramai belakangan ini karena dipopulerkan oleh Elon Musk serta dua perusahaannya Space X dan Tesla.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.