Kesenjangan akibat Teknologi: Generasi Telegram Versus Generasi Instagram

Kompas.com - 22/04/2021, 11:39 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.

DI dengah merebaknya pandemi Covid-19 kita semua telah dipaksa untuk melakukan banyak hal dari rumah saja. Demikianlah maka kegiatan rapat, belajar, mengajar, seminar dan lain lain harus dilakukan secara virtual.

Zoom meeting, webinar, kuliah Umum, ceramah, dan FGD kesemuanya menjadi sangat tergantung kepada jaringan internet di rumah.

Sebuah fenomena yang terjadi, efisiensi dalam penggunaan teknologi yang sebenarnya sudah tersedia akan tetapi jarang atau masih sedikit dimanfaatkan.

Covid-19 telah merubah itu semua, dan orang terpaksa menggunakan teknologi yang sudah tersedia untuk melakukan banyak kegiatan secara lebih efisien.

Sayangnya, kualitas jaringan yang ada belum cukup bagus untuk pelaksanaan itu semua. Masih banyak gangguan yang terjadi dan kerap kali menghambat jalannya diskusi yang interaktif.

Penyelenggaraan tatap muka ternyata memang masih lebih unggul sampai nanti bila kualitas jaringan internet sudah lebih baik kualitasnya . Itulah gambaran sepintas dari sebuah kemajuan teknologi yang tengah ber proses dan tengah merubah banyak aktifitas manusia dalam kegiatan sehari-hari.

Beberapa waktu lalu sebelum Covid melanda, ketika mengunjungi Mall di Jakarta Utara, saya dan isteri agak sedikit terkejut karena di salah satu lantai di berlakukan prosedur belanja yang tidak dapat menggunakan uang tunai. Beruntung, karena memang masih dalam masa transisi, ada satu counter penukaran uang tunai menggunakan salah satu software yang tersedia di Hp.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Demikian pula, pembayaran parkir di sebagian besar perkantoran dan shopping mall di Jakarta kini sudah tidak bisa lagi menggunakan uang tunai. Fenomena ini memang menunjukan sebuah trend menuju masyarakat yang “Less Cash society” atau bahkan “cashless society” .

Berbelanja, parkir, membeli tiket, cukup menggunakan HP. Sebuah tren yang merupakan ujud dari peradaban yang sangat mengandalkan kemajuan teknologi mutakhir, menuju tata kehidupan sehari hari menjadi lebih praktis dan efisien.

Begitu cepatnya kemajuan teknologi telah membuat sebagian orang kedodoran tertinggal atau ketingalan jaman. Sebuah kecenderungan yang akan merubah gaya hidup keseharian masyarakat luas. Salah satu teman saya adalah seorang yang tidak mau terlihat ketinggalan zaman dalam penampilannya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.