ASII Tebar Dividen Rp 4,6 Triliun, Catat Tanggal Pembayarannya

Kompas.com - 22/04/2021, 12:39 WIB
Gedung Astra International di Sunter, Jakarta Utara Dok Astra InternationalGedung Astra International di Sunter, Jakarta Utara

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Astra International Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2021 (RUPST) memutuskan untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham sebesar Rp 114 per lembar saham atau sekitar Rp 4,6 triliun. Dividen ini akan dibayarkan oleh perseroan pada 4 Mei 2021.

"Pada pelaksanaan RUPST hari ini, Perseroan telah menyetujui akan membagikan dividen sebesar Rp 114 per lembar sahamnya," ujar Head of Corporate Communications Astra International Boy Kelana Soebroto dalam konfrensi pers virtual, Kamis (22/4/2021).

Adapun total laba bersih konsolidasian perseroan untuk tahun buku 2020 sebesar Rp 16,1 triliun. Selain itu, perusahaan dengan kode emiten ASII ini juga menyetujui perubahan anggaran dasar.

Baca juga: Astra International Suntik Dana Rp 580 Miliar ke Sayurbox dan Halodoc

RUPST juga mengesahkan laporan tugas pengawasan dewan komisaris perseroan, serta laporan keuangan konsolidasian serta Entitas Anak untuk tahun buku 2020 yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik.

Dengan disetujuinya ketiga laporan serta Entitas Anak tersebut, semua anggota direksi dan dewan komisaris perseroan diberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et decharge) atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilakukan selama tahun buku 2020.

Dalam RUPST, Mark Spencer Greenberg yang selama ini menjabat sebagai Komisaris telah mengajukan pengunduran diri.

"Terhitung sejak ditutupnya rapat ini sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2023 Perseroan, kecuali untuk Bapak John Raymond Witt dan Bapak Stephen Patrick Gore sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2022 Perseroan," kata Boy.

RUPST juga memberikan wewenang kepada dewan komisaris perseroan untuk menetapkan gaji dan tunjangan anggota direksi ASII. Sekaligus menetapkan untuk seluruh anggota dewan komisaris Astra International pemberian honorarium sebesar Rp 1,6 miliar gross per bulan, yang dibayarkan sebanyak 13 kali dalam satu tahun.

Pemberian honorarium mulai berlaku 1 Mei 2021 hingga penutupan RUPST 2022. Agenda terakhir pada RUPST tersebut yakni penunjukkan kantor akuntan publik yang akan mengaudit laporan keuangan ASII di tahun ini.

Berikut susunan anggota Dewan Komisaris ASII baru:

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris: Prijono Sugiarto
Komisaris Independen: Sri Indrastuti Hadiputranto
Komisaris Independen: Rahmat Waluyanto
Komisaris Independen: Apinont Suchewaboripont
Komisaris: Anthony John Liddell Nightingale
Komisaris: Benjamin William Keswick
Komisaris: John Raymond Witt
Komisaris: Stephen Patrick Gore
Komisaris: Benjamin Birks

Baca juga: Kuartal Pertama 2021, Pendapatan Astra Internasional Turun 4 Persen



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X