Hingga April 2021, Sudah Ada 122 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Indonesia

Kompas.com - 22/04/2021, 13:30 WIB
Ilustrasi pengisian kendaraan listrik di layanan Shell EV Recharge Ilustrasi pengisian kendaraan listrik di layanan Shell EV Recharge

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong implementasi kebijakan terkait kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).

Salah satunya dengan meningkatkan jumlah lokasi pengisian kendaraan listrik.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, hingga April 2021 sudah ada 122 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang terbangun dan tersebar di 83 lokasi.

Baca juga: Menhub Ingin Kendaraan Listrik Jadi Kebutuhan Massal

"Hingga April 2021 terbangun 122 unit charging station di 83 lokasi yang tersebar di beberapa area. Seperti SPBU, SPBG, perkantoran, perhotelan, hingga area parkir di sepanjang jalur tol," ujar dia dalam konferensi pers Grab Langkah Hijau, Kamis (22/4/2021).

Arifin menuturkan, sesuai dengan peta jalan (roadmap) yang telah disusun, pemerintah menargetkan pada tahun 2025 dapat membangun 3.860 SPKLU dan 17.000 Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran (SPBK).

Ia pun mengapresiasi langkah Grab yang berkomitmen menghadirkan 26.000 unit kendaraan listrik di 2025 sebagai inisiatif dari pogram langkah hijau.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami sangat mendukung ekosistem KBLBB yang telah dan akan dilakukan oleh Grab melalui pengadaan skuter, sepeda listrik, motor listrik maupun mobil listrik, kami harap ekosistem ini bisa diperluas ke seluruh provinsi," kata Arifin.

Arifin mengatakan, saat ini dunia tengah bergerak ke era KBLBB.

Baca juga: Antam Bakal Pasok Bahan Baku untuk Baterai Kendaraan Listrik

Oleh sebab itu, pemerintah berkomitmen mengimplementasikan dengan menjadikan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional di kementerian/lembaga dan pemerintah daerah (pemda).

Kementerian ESDM pun telah menerbitkan aturan turunan kendaraan listrik melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2020 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik Untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Dalam regulasi tersebut, diatur ketentuan ketenagalistrikan, tarif tenaga listrik, dan standar tentang keselamatan tenagalistrik untuk stasiun pengisian umum dan penukaran baterai umum.

“Berbagai regulasi dan insentif yang ditujukan pemerintah bertujuan agar masyarakat beralih ke kendaraan listrik. Hal ini dibutuhkan agar ekosistemnya masif," kata Arifin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.