Efek PPnBM Gratis: Orang Beli Mobil Melonjak 72 Persen, Produksi Naik 121 Persen

Kompas.com - 24/04/2021, 03:40 WIB
Ilustrasi produksi mobil di pabrik Daihatsu. KOMPAS.com / FEBRI ARDANIIlustrasi produksi mobil di pabrik Daihatsu.


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemberlakuan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) atau PPnBM gratis untuk pembelian mobil baru langsung bisa dirasakan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkap efek nyata kebijakan diskon PPnBM terhadap penjualan dan produksi mobil.

Ia menyebut, insentif ini berhasil memberikan lonjakan konsumsi atau pembelian kendaraan bermotor mobil baru pada bulan Maret 2021.

Baca juga: Astra International: Relaksasi PPnBM Mobil Cukup Menolong Industri Otomotif

Tak tanggung-tanggung, lonjakan orang beli mobil baru mencapai 72,6 persen jika dibandingkan Februari 2021. Adapun secara year-on-year, peningkatan pembelian mobil baru tercatat naik 10,5 persen dari tahun lalu.

“Kita berharap ini akan mendukung terhadap kontribusi pertumbuhan ekonomi,” kata Sri Mulyani sebagaimana dikutip dari keterangan resmi pada Sabtu (24/4/2021).

Tren pertumbuhan konsumsi tersebut sekaligus pertanda baik bagi kepercayaan masyarakat terhadap pulihnya perekonomian. Sri Mulyani optimistis kepercayaan itu memberikan sentimen baik yang akan terus merangsang naiknya tingkat konsumsi ke depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kita berharap dengan adanya confidence dan kemudian munculnya sentimen, termasuk pembelian mobil ini, akan terus mendorong konsumsi, terutama kelompok rumah tangga kelas menengah atas, yang selama ini memang masih tertahan akibat kondisi Covid,” ucapnya.

Baca juga: Menperin Sebut PMI Manufaktur RI Berada di Level Tertinggi karena Stimulus PPnBM

Adanya efek dari insentif PPnBM tersebut juga sekaligus mendorong penjualan mobil 4x2 pada Maret 2021 yang sebagian besar adalah objek dari fasilitas PPnBM yang ditanggung pemerintah.

Selain itu, sisi produksi juga menunjukkan adanya permintaan yang melonjak. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan respons yang sangat baik.

“Tumbuhnya 121,2 persen dibandingkan bulan Februari. Jadi, insentif sangat mendorong konsumsi. Artinya stimulus yang diberikan oleh pemerintah melalui fiskal bisa direspons dengan positif dan signifikan, baik dari sisi konsumsi maupun dari sisi produksi ” ujar Sri Mulyani.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.