Cegah Pemalsuan, Pita Cukai 2021 Ada Fitur Augmented Reality

Kompas.com - 24/04/2021, 12:17 WIB
Ilustrasi barang yang kena cukai. Kompas.com/Dian MaharaniIlustrasi barang yang kena cukai.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bea Cukai melakukan sosialisasi secara masif memperkenalkan fitur baru pita cukai tahun 2021 yang diterbitkan oleh Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) sebagai upaya dalam mencegah pemalsuan pita cukai dan menekan peredaran barang kena cukai (BKC) ilegal.

Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai, Nirwala Dwi Heryanto, mengatakan desain pita cukai mengalami perubahan setiap tahunnya dan selalu memiliki tema yang berbeda.

Pada 2020, desain pita cukai mengusung tema 75 RI. Tahun ini, sebagai negara maritim, pita cukai tahun 2021 mengusung tema Biota Laut Indonesia.

Baca juga: Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Kapal di Gresik

“Perubahan desain pita cukai salah satunya guna meningkatkan keamanan pita cukai agar sulit untuk dipalsukan dan mencegah peredaran barang kena cukai ilegal,” ungkap Nirwala dalam siaran pers, Jumat (23/4/2021).

Menurut Nirwala, sosialisasi ini sangat penting agar pengguna jasa dan masyarakat dapat mengidentifikasi keaslian pita cukai.

Dia mengatakan, dengan warna dasar kertas yang kebiruan, pita cukai tahun 2021 juga dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan yang mirip dengan fitur-fitur keamanan pada uang kertas, seperti hologram, serat microfiber, dan cetakan yang tajam.

Lebih detail, Nirwala menjelaskan dalam menentukan keaslian pita cukai dapat menggunakan beberapa cara yaitu secara kasat mata, dengan menggunakan kaca pembesar, alat uji elektronik, cairan kimia, atau menggunakan sinar UV untuk memunculkan fitur tersembunyi yang terdapat pada pita cukai.

Selain itu, juga secara khusus diperkenalkan cara menggunakan aplikasi berbasis augmented reality pada ponsel untuk mengidentifikasi keaslian desain pita cukai tahun 2021.

Nirwala menyebutkan kegiatan sosialisasi ini telah dilakukan di berbagai wilayah dan akan terus digencarkan hingga ke seluruh daerah pengawasan.

Baca juga: Per Hari Ini, Tarif Cukai Rokok Resmi Naik 12,5 Persen

Kali ini workshop pengenalan pita cukai bertajuk training of trainer (TOT) dilakukan oleh Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II, dan Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur di masing-masing wilayah yang diikuti oleh berbagai instansi dan pengguna jasa hingga masyarakat umum. Selain itu, sosialisasi serupa juga digelar Bea Cukai di Jakarta, Tarakan, dan Banyuwangi.

Mengingat cukai merupakan salah satu instrumen penting dalam penerimaan negara yaitu APBN, Nirwala berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan keterampilan dalam mengidentifikasi keaslian pita cukai desain tahun 2021, sehingga kegiatan pengawasan khususnya terhadap BKC dapat dilakukan dengan lebih baik untuk menekan peredaran pita cukai palsu di Indonesia.

“Dengan kegiatan ini, seluruh peserta agar dapat mempraktekkan secara langsung dalam mengidentifikasi keaslian pita cukai, sehingga diharapkan peredaran pita cukai ilegal dapat terus berkurang,” pungkas Nirwala. (Yusuf Imam Santoso)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Cegah pemalsuan, Bea Cukai kenalkan fitur baru pita cukai tahun 2021

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.