Menhub: Konektivitas Bikin Investasi Masuk ke Indonesia

Kompas.com - 24/04/2021, 14:11 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan komisi V DPR,  di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan komisi V DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, dengan terciptanya konektivitas melalui pembangunan infrastruktur transportasi hingga jalan, dapat memastikan hadirnya investasi di Indonesia.

Seperti pada proyek pembangunan Pelabuhan Patimban, Pelabuhan Ambon Baru, Pelabuhan Tanjung Carat Palembang, Pelabuhan Kuala tanjung, serta jalur kereta api Makassar-Parepare.

Konektivitas memastikan adanya investasi pada sejumlah proyek pembangunan infrastruktur transportasi," ujar Budi Karya dalam keterangannya, Sabtu (24/4/2021).

Baca juga: Menhub Pastikan Angkutan Logistik Tak Terganggu meski Ada Pengetatan Mudik

Kendati demikian kata dia, dalam membangun konektivitas antarwilayah melalui berbagai pembangunan infrastruktur, tidak bisa hanya mengandalkan satu kementerian/lembaga saja. Perlu adanya kolaborasi yang baik antara para pemangku kepentingan.

Ia mengatakan, salah satu kolaborasi yang dilakukan antar kementerian/lembaga dalam membangun infrastruktur guna menciptakan konektivitas yaitu antara Kemenhub, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Budi Karya pun berharap ke depannya sinergi dan kolaborasi antara kementerian/kembaga semakin kuat dalam upaya membangun konektivitas antarwilayah, sekaligus mendatangkan investasi yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemenhub punya simpul-simpul transportasi yakni bandara, pelabuhan, stasiun dan terminal. Untuk menghubungkannya, tentu membutuhkan infrastrukur jalan yang dibangun Kementerian PUPR. Dalam membangun infrastruktur baik transportasi maupun jalan tersebut, tentunya membutuhkan investasi yang menjadi bagian dari tugas BKPM,” paparnya.

Baca juga: BI: Ekonomi Syariah Perkecil Kesenjangan Si Kaya dengan Si Miskin



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X