Kompas.com - 24/04/2021, 15:05 WIB
Salah satu calon penumpang memilih melakukan layanan GeNose di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Kamis (22/4/2021). KOMPAS. com/ANDI MUHAMMAD HASWARSalah satu calon penumpang memilih melakukan layanan GeNose di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Kamis (22/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan saat ini alat deteksi Covid-19 GeNose C19 sudah diterapkan di 21 bandara di Indonesia. Targetnya akan diterapkan mencapai 100 bandara.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya menargetkan alat deteksi Covid-19 buatan dalam negeri itu bisa terpasang di di lebih banyak bandara hingga ke wilayah timur Indonesia.

Untuk mempercepat penerapan GeNose C19 di moda transportasi udara, ia pun sudah menugaskan Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto untuk berkoordinasi dengan pihak Universitas Gadjah Mada (UGM).

Baca juga: Aturan Baru, Masa Berlaku PCR Test hingga Genose untuk KA Jarak Jauh Jadi 1 Hari

"GeNose sudah beroperasi di 21 bandara. Kita akan menerapkan ini hingga mendekati 100 bandara agar sampai ke Indonesia Bagian Timur," ujarnya saat meninjau GeNose C19 di Bandara Juanda, dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (24/4/2021).

Adapun dari 21 bandara tesebut, 7 bandara diantaranya merupakan bandara yang dikelola Angkasa Pura I, 8 bandara yang dikelola Angkasa Pura II, 5 bandara yang dikelola Unit Pelaksana Bandar Udara Kemenhub, dan 1 bandara yang dikelola Badan Usaha Bandar Udara Batam.

Secara rinci, ke-21 bandara yang sudah menerapkan Genose yaitu Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II - Palembang (PLM), Bandara Husein Sastranegara - Bandung (BDO).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu di Bandara Internasional Juanda - Surabaya (SUB), Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Denpasar (DPS), Bandar Udara Internasional Hang Nadim - Batam (BTH), Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto - Samarinda (AAP).

Kemudian pada Bandara Depati Amir - Pangkal Pinang (PGK), Bandara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin - Tanjung Pandan (TJQ), Bandara Sultan Thaha - Jambi (DJB), Bandara Internasional Sultan Hasanuddin - Makassar (UPG).

Baca juga: Penerbangan Reguler dari India ke Indonesia Dihentikan

Bandara Djalaluddin - Gorontalo (GTO), Bandara Mutiara SIS Al-Jufri - Palu (PLW), Bandara Supadio - Pontianak (PNK), Bandara Internasional Radin Inten II - Lampung (TKG), Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah - Tanjung Pinang (TNJ),

Serta di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan - Balikpapan (BPN), Bandara Internasional Juwata - Tarakan (TRK), Bandara Sentani (DJJ), Bandara Tambolaka (TMC), dan Bandara Internasional Syamsudin Noor - Banjarmasin (BDJ).

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.