[POPULER DI KOMPASIANA] Cara Atur Keuangan Sebaik Mungkin | Penyebab Miom di Perut | Mengenal Karakter Mandarin dalam "Shang-Chi"

Kompas.com - 24/04/2021, 16:16 WIB
Ilustrasi mengatur keuangan di masa pandemi iStock/ PrathanChorruangsakIlustrasi mengatur keuangan di masa pandemi

KOMPASIANA---Sulitnya membayar utang dari pinjaman online masih jadi momok bagi masyarakat yang kini masih terdampak akibat pandemi covid-19.

Karena ketika sedang dalam kesulitan finansial, tapi pada sisi lainnya justru ada aplikasi pinjaman online memberikan kemudahan serta kecepatan pada masyarakat untuk mendapatkan pinjaman.

Melansir Kontan, Kamis (14/5/2020), umumnya, aplikasi pinjaman online ini menyasar orang-orang yang tidak familiar dengan perbankan.

Makanya tidak sedikit masyarakat yang akhirnya terjerat utang aplikasi pinjaman online. Sehingga, kita jadi sering mendengar cerita-cerita peminjam yang sulit melunasi pinjaman, tapi sudah "diteror" para penagih utang.

Selain kiat mengatur keuangan agar tidak terjerat pinjaman online, masih ada konten menarik lainnya seperti perjuangan perempuan meraih kesuksesan hingga karakter Mandarin dalam film Marvel "Shang-Chi".

Inilah 5 konten terpopuler dan menarik di Kompasiana dalam sepekan:

1. Atur Keuangan Sebaik Mungkin, Jangan Sampai Terjebak Pinjaman Online!

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kompasianer Pringadi Abdi Surya merasa heran ada sebuah iklan ajakan berutang di pinjaman online muncul untuk menyambut bulan ramadhan.

Karena menurut Kompasianer Pringadi Abdi Surya, ujung-ujungnya pinjaman online hadir untuk kebutuhan yang bersifat konsumtif.

Oleh karena itu tidak heran jika para milenial ini sebagai pilihan ketika membutuhkan dana yang cepat dan praktis.

Lantas bagaimanakah seharusnya mengatur keuangan saat Ramadaan?

"Mengatur keuangan tentu saja harus dimulai dengan perencanaan. Ya, mulailah dengan menyusun rencana keuangan," tulis Kompasianer Pringadi Abdi Surya.

Rencana keuangan ini, lanjutnya, bisa dibuat per minggu atau langsung untuk sebulan penuh. Kalau di keluargaku, rencana ini dibuat mingguan. (Baca selengkapnya)

2. Gaya Hidup Tak Sehat Penyebab Miom di Perutku, Kaum Perempuan Harus Lebih Peduli!

Ketika itu Kompasianer Celestine Patterson baru pertama kali ditugaskan oleh VP Marketing tempatnya bekerja untuk melakukan pengenalan ke hotel-hotel di Sumatra.

Selama tugasnya tersebut, Kompasianer Celestine Patterson didampingi cluster regional manager untuk mengelilingi kota-kota yang dituju.

"Saya senang dengan tugas itu, toh selama ini bekerja sambil melancong telah menjadi gaya hidupku," tulisnya.

Namun, satu waktu di tengah pertemuan dengan tim marketing hotel di kota Palembang, Kompasianer Celestine Patterson merasakan kram di bagian perut.

Saat diperiksa, ternyata penanganan yang Rumah Sakit tersebut sarankan adalah dengan melakukan operasi sesegera mungkin.

"Dari ultrasonography (USG) terlihat jarak antara perut dan miom hanya beberapa inci saja. Itulah sebabnya ia mendesak agar segera operasi," lanjutnya. (Baca selengkapnya)

3. Kisahku: Gadis Desa Putus Sekolah, Dinikahkan Dini, tapi Bisa Sukses

"Sebelum mengenal dan patah hati karena cinta (asmara), gadis itu telah patah hati lebih awal akan impian pendidikannya yang sirna," tulis Kompasianer Alfira Azzahra.

Perjalanan hidup Kompasianer Alfira Azzahra tidaklah segampang perempuan pada umumnya: sebagai perempuan desa, ia juga sudah menikah pada usia belasan usia, dan riwayat pendidikan yang pas-pasan.

"Saya gagal dalam pendidikan atau sampai pendidikan standar di masa lalu, saya juga gagal dalam asmara di masa lalu faktor desakan pernikahan dini yang tidak mudah untuk ditolak," tulis Kompasianer Alfira Azzahra, mengisahkan masa lalunya.

Tetapi hal-hal tersebut yang telah terjadi tidak membuatnya patah arang untuk menjemput kebahagiaan, yaitu menjadi pribadi manusia/perempuan yang merdeka. (Baca selengkapnya)

4. Pesan Serius KRI Nanggala-402 agar Tidak Jadi Korban seperti Kasel Lain

Seperti pesawat terbang, kapal laut, kereta api dan transportasi darat, kapal selam pun tak luput dari kecelakaan jika terjadi faktor pemicu kecelakaan yang menyebabkan kapal selam rusak bahkan bisa tenggelam.

Mengacu pada batasan tahun 2000 hingga 2020, tulis Kompasianer Abanggeutanyo, tak kurang 23 kapal selam (submarine) militer dan non militer terlibat kecelakaan akibat berbagai sebab.

Total kerugian akibat tenggelamnya kapal-kapal tersebut sangat besar mengingat sebuah Kasel musti dibuat dengan kualitas khusus dan berteknologi tinggi.

"Namun jika melihat pada beberapa penyebab kecelakaan yang membuat kapal selam itu tenggelam dalam peristiwa terakhir ada beberapa kesamaan," tulis Kompasianer Abanggeutanyo. (Baca selengkapnya)

5. Shang-Chi, Karakter Villain Mandarin yang Punya Kemampuan Khusus!

Karakter villain Mandarin ini, tulis Kompasianer Tito Adam, sebenarnya sudah pernah diperkenalkan di dalam Marvel Cinematic Universe dalam film Iron Man 3: Sir Ben Kingsley diperkenalkan sebagai karakter villain Mandarin.

Ketika itu bahkan sempat beberapa fans Marvel terpecah, beberapa anggap Marvel membuang seorang nama besar Sir Ben Kingsley begitu saja.

"Nah, karena ingin membayar utang ekspektasi para fans dan penikmat film Marvel, kini karakter Mandarin akan diperkenalkan kembali ke dunia MCU melalui film Shang-Chi and The Legend of The Ten Rings," tulis Kompasianer Tito Adam.

Namun, akankah karakter Mandarin ini bakal serupa dengan versi komiknya? Atau, ada perubahan yang kentara ketika diangkat menjadi sebuah film? (Baca selengkapnya)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.