Orang-orang Mulai Doyan Belanja dan Rekreasi, Ini Kata Sri Mulyani

Kompas.com - 24/04/2021, 18:56 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama suami dan cucunya saat naik delman di sekitaran Monas, Jakarta, Sabtu (30/11/2019) instagram @smidrawatiMenteri Keuangan Sri Mulyani bersama suami dan cucunya saat naik delman di sekitaran Monas, Jakarta, Sabtu (30/11/2019)


JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengamati adanya tren orang-orang mulai gemar berbelanja dan melakukan rekreasi.

Kemenkeu menyebut, konsumsi masyarakat yang merupakan kontributor terbesar di dalam PDB mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Indeks Keyakinan Konsumen pada Maret 2021 naik ke angka 93,4. Capaian tersebut lebih tinggi dari yang sebelumnya 85,8 pada Februari 2021.

Baca juga: Efek PPnBM Gratis: Orang Beli Mobil Melonjak 72 Persen, Produksi Naik 121 Persen

“Ini artinya konsumen di Indonesia memiliki keyakinan yang membaik dan nanti terlihat di dalam beberapa indikator yang mendukungnya,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, dikutip dari keterangan resmi pada Sabtu (24/4/2021).

Peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat pada bulan Maret diperkirakan pada area makanan, minuman, informasi, transportasi, pakaian, rumah tangga, serta kegiatan rekreasi.

Meskipun begitu, peningkatan kegiatan rekreasi ini menurutnya harus tetap dijaga agar tidak mengakibatkan pelonjakan Covid-19 yang dilakukan melalui berbagai hal seperti, vaksinasi yang tetap berjalan, dan peningkatan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas dan kegiatan masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ke depan, Kemenkeu juga memperkirakan konsumsi masyarakat akan terus meningkat pada kuartal kedua tahun 2021.

Baca juga: Dana Abadi LPDP Tembus Rp 70,1 Triliun, Guru dan Dosen Bakal Kecipratan

Peningkatan konsumsi ini disebabkan beberapa faktor, seperti confidence yang mulai pulih, technical rebound, peningkatan aktivitas masyarakat di masa Ramadhan dan Idul Fitri, serta pemulihan yang berasal dari dukungan APBN yang berupa stimulus perekonomian.

“Keempat faktor ini akan mendorong kuartal kedua konsumsi tahun 2021 diperkirakan akan mengalami akselerasi yang positif dan signifikan. Ini hal yang akan kita dukung atau kita akan monitor tentu dengan catatan selama Covid tetap bisa terjaga,” ujarnya.

Dengan begitu, Indonesia pada kuartal kedua tahun 2021 diprediksi akan memasuki zona positif-rebound yang disertai peningkatan confidence dan aktivitas konsumsi, serta efek dari stimulus perekonomian yang mulai meningkat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.