Kompas.com - 24/04/2021, 20:10 WIB
Menhub Budi Karya saat acara Pembukaan Kantor China Railway Group Limited di Indonesia pada Sabtu (10/4/2021). BKIP KEMENHUBMenhub Budi Karya saat acara Pembukaan Kantor China Railway Group Limited di Indonesia pada Sabtu (10/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta operator pelabuhan bisa memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) untuk memanfaatkan pengiriman barang melalui kapal tol laut.

Budi karya mengatakan, dirinya telah menugaskan Dirjen Perhubungan Laut Agus H. Purnomo untuk mengkoordinasikan pemanfaatann kapal tol laut oleh UMKM bersama para operator.

"Kami ingin fasilitasi para pelaku UMKM dengan baik, agar mereka juga bisa mendapatkan manfaat dari subsidi yang diberikan pemerintah melalui program tol laut,” ujarnya saat meninjau Pelabuhan Tanjung Perak, dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (24/4/2021).

Baca juga: Simak Pesan Budi Karya untuk Taruna Sekolah Kedinasan Kemenhub

Menurut dia, dengan memfasilitasi para pelaku UMKM untuk memanfaatkan pengiriman barang dengan kapal tol laut, akan semakin meningkatkan eksistensi dan daya saing produk UMKM. Hal ini penting mengingat lebih dari 50 persen pelaku usaha di Indonesia adalah UMKM.

"Kalau kita bisa fasilitasi dengan baik. Daya saing mereka akan bertambah karena subsidi (tol laut) diterima langsung oleh saudara kita para pelaku UMKM,” imbuhnya.

Budi Karya pun meminta para operator untuk memikirkan skema bagi UMKM agar bisa memanfaatkan pengiriman barangnya melalui kapal tol laut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia bilang, para pelaku UMKM tidak mungkin memborong 1 kontainer. Oleh sebab itu, perlu dipikirkan suatu cara seperti membuat suatu paket, misalnya paket 100 kilogram atau paket 50 kilogram.

"Artinya di dalam satu kontainer 20 ton itu, bisa dikumpulkan beberapa barang dari para pelaku UMKM,” jelas dia

Ia menekankan, tidak ingin kapal tol laut di monopoli suatu perusahaan tertentu, sehingga para pelaku UMKM yang sesungguhnya membutuhkan subsidi dari program tol laut tidak bisa mendapatkan subsidi tersebut.

Di sisi lain, Budi Karya juga meminta muatan balik tol laut untuk terus dioptimalkan. Menurutnya, saat ini baru tol laut Morotai dan Dobo di Maluku yang cukup berhasil.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.