Kompas.com - 24/04/2021, 21:48 WIB
Ilustrasi mengelola keuangan Dok. HaloMoney.co.id, diaryperempuan.comIlustrasi mengelola keuangan

JAKARTA, KOMPAS.com - Survei membuktikan, 70 persen kaum perempuan lebih stres tentang uang, sebagian besar juga dipengaruhi oleh pandemi Covid-19. Survei Fidelity mengungkap, para wanita itu stress mengenai tabungan dan investasi jangka panjangnya.

Fidelity mensurvei 1.902 orang dewasa di AS, termasuk 951 wanita. Tujuan survei untuk mengeksplorasi dampak finansial dari pandemi Covid-19 terhadap wanita.

Hasilnya, 60 persen responden perempuan mengatakan, mereka jauh lebih stres selama pandemi Covid-19, dengan berbagai faktor yang berkontribusi terhadap stres.

Faktor-faktor tersebut termasuk kesejahteraan emosional dan mental anak-anak, keuangan sehari-hari, dan tabungan jangka panjang.

Baca juga: 5 Tips Mengelola Keuangan bagi Wanita Karier

Mengutip CNBC, Sabtu (24/4/2021), hampir 40 persen wanita mempertimbangkan untuk mengurangi jam kerja atau meninggalkan angkatan kerja karena tanggung jawab pengasuhan mereka yang meningkat.

Untuk membantumu mengelola uang dan mengurangi stres, Fidelity merekomendasikan 3 langkah kunci, antara lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Bangun dana darurat

Satu hal yang kamu pelajari dari pandemi adalah sadar betapa pentingnya memiliki bantalan finansial, yakni dana darurat yang tersedia.

Mulailah mengumpulkan tabungan darurat yang cukup untuk menutupi pengeluaran selama 3-6 bulan. Memiliki dana yang mudah diakses itu penting untuk melindungimu jika terjadi kehilangan pekerjaan atau keadaan darurat yang tidak terduga.

Uniknya, beberapa wanita menyisihkan dana darurat lebih panjang, yakni hingga 1 tahun. Beberapa beranggapan memiliki dana darurat yang lebih panjang membuat mereka merasa nyaman. Tapi sebelum itu, pastikan kemampuan finansialmu.

Baca juga: Kata Sri Mulyani, Perempuan Lebih Rentan Terdampak Covid-19

2. Sisihkan 10 persen gaji untuk menabung

Kamu perlu tahu, jangan pernah merasa terlalu dini untuk merencanakan masa pensiun dan tabungannya. Jika kamu tidak sanggup menabung 15 persen dari gaji seperti yang disarankan, mulailah dengan sedikit-sedikit

Tapi usahakan sebaik mungkin, setidaknya menabung 10 persen dari penghasilanmu. Pasalnya menurut survei, wanita yang menabung 10 persen dari gaji mereka atau lebih merasa tidak terlalu stres tentang masa depan keuangan.

Apalagi, menabung 15 persen dari gajimu sepanjang karir akan membantumu mencapai target yang direkomendasikan, yaitu memiliki 10 kali lipat gaji ditabung untuk masa pensiun.

Baca juga: Begini Cara Mengelola Anggaran bagi Pemilik Gaji Harian

3. Buat peta jalan untuk tujuanmu

Terlepas dari seberapa besar atau kecil gajimu, mengembangkan rencana keuangan atau peta jalan untuk diri sendiri, atau dengan pasangan, adalah sesuatu yang harus selalu kamu lakukan.

Rencana keuangan diperlukan untuk mengetahui apa yang kamu inginkan untuk hari ini, 5 tahun dari sekarang, bahkan 10 sampai 30 tahun dari sekarang. Kemudian, rencana itu diikuti dengan menyiapkan uang yang dibutuhkan untuk mencapai keinginan tersebut.

Apa pun tujuanmu, memiliki semacam rencana dapat lebih melengkapimu untuk mengelola keuangan dan tetap berada di jalur yang tepat untuk mencapainya.

Itu berlaku untuk segala hal mulai dari tujuan jangka pendek seperti pembelian dalam jumlah besar, hingga tujuan jangka panjang, seperti membeli rumah. Cara ini juga secara signifikan mengurangi stres pada wanita.

Baca juga: Mengelola Portofolio di Tengah Volatilitas, Sektor Apa Yang Paling Cuan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.