Kompas.com - 25/04/2021, 09:42 WIB
Salah satu calon penumpang memilih melakukan layanan GeNose di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Kamis (22/4/2021). KOMPAS. com/ANDI MUHAMMAD HASWARSalah satu calon penumpang memilih melakukan layanan GeNose di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Kamis (22/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah lewat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan alat deteksi Covid-19, GeNose, hingga saat ini sudah diterapkan di 22 bandara di Indonesia.

Kementerian Perhubungan menargetkan, alat deteksi Covid-19 dalam negeri ini bisa diterapkan di 100 bandara di seluruh Indonesia.

"Kita akan menerapkan ini hingga mendekati 100 bandara agar sampai ke Indonesia Bagian Timur. Saya sudah minta kepada Dirjen Perhubungan Udara untuk berkoordinasi dengan UGM untuk membahas hal tersebut,” kata Budi Karya dalam keterangan resminya dikutip Minggu (25/4/2021).

Berikut daftar 22 bandara yang sudah menerapkan GeNose:

Baca juga: Daftar Lengkap 20 Orang Terkaya di Indonesia 2021

  1. Yogyakarta (YIA)
  2. Palembang (PLM)
  3. Bandung (BDO)
  4. Surabaya (SUB)
  5. Bali (DPS)
  6. Batam (BTH)
  7. Samarinda (AAP)
  8. Pangkal Pinang (PGK)
  9. Tanjung Pandan (TJQ)
  10. Jambi (DJB)
  11. Makassar (UPG)
  12. Gorontalo (GTO)
  13. Palu (PLW)
  14. Pontianak (PNK)
  15. Lampung (TKG)
  16. Tanjung Pinang (TNJ)
  17. Balikpapan (BPN),
  18. Tarakan (TRK)
  19. Sentani (DJJ)
  20. Tambolaka (TMC)
  21. Banjarmasin (BDJ)
  22. Banyuwangi (BWX)

Budi Karya menjelaskan, saat ini GeNose juga sudah digunakan di 44 Stasiun dan sudah lebih dari 500.000 orang yang melakukan tes. Sementara itu di bandara sudah mendekati 100.000 orang yang melakukan tes.

Baca juga: Membandingkan Harga BBM di RI, Singapura, Thailand, dan Malaysia

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jadi kita harus bangga bahwa ada produk anak bangsa yang eksis. GeNose memiliki tiga keunggulan yaitu cepat, tidak sakit, dan murah,” katanya.

Ia mengingatkan, agar pelayanan tes deteksi Covid-19, baik itu yang menggunakan GeNose, atau alat deteksi lainnya yakni: PCR dan Rapid Tes Antigen, harus dilakukan dengan serius untuk memastikan bahwa para penumpang yang bepergian benar-benar negatif Covid-19.

Penerapan GeNose di simpul-simpul transportasi diatur dalam Surat Edaran Kemenhub No 26 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Hal ini sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Satgas Covid-19 No 12 Tahun 2021 tentang Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Baca juga: Jadi Orang Terkaya RI, Apa Saja Bisnis Hartono Bersaudara?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.